KABUPATEN – Mengakhiri puasa kemenangan dalam tiga laga terakhir bukan misi impossible untuk Arema FC. Satu indikasinya, performa dua calon lawan Arema FC pada akhir putaran pertama kompetisi sedang inkonsisten. Persik Kediri dan Dewa United kesulitan mencatatkan kemenangan beruntun dalam beberapa laga terakhir.
Persik Kediri yang jadi lawan Arema FC minggu nanti (11/1), dalam enam laga terakhir, mengoleksi delapan poin. Hasil dua kali menang, dua kali kalah, dua kali bermain imbang. Sedangkan Dewa United merasakan tiga kali kalah, sekali bermain imbang, dua kemenangan dalam enam laga terakhir.
Baca Juga: Betinho Filho Arema FC Mulai Pulih dari Problem Engkel
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, elemen tim tidak boleh terus terpuruk dengan hasil di laga sebelumnya. Puasa kemenangan harus jadi tambahan motivasi untuk tampil lebih baik di laga mendatang. Pemain Singo Edan tidak boleh merasa inferior.
”Kami tidak boleh kembali meraih hasil minor,” ucapnya.
Menurut pria kerap disapa Inal itu, hasil negatif harus segera diakhiri demi bisa kembali menyusun jalan ke papan atas klasemen. Saat ini Arema FC berada di urutan ke 12 dengan 18 poin.
Baca Juga: Resmi! Arema FC Pinjamkan Muhammad Rafli ke Deltras Sidoarjo hingga Akhir Musim
Jarak poin dengan tim posisi lima besar yang dihuni Persita Tangerang 10 poin. Itu artinya enam poin dari dua laga ke depan akan krusial. Saat kembali kehilangan poin, posisi Singo Edan berpotensi semakin turun.
”Kami harus tetap yakin bisa meraih hasil maksimal (di dua laga terakhir Januari),” kata Inal.
Saat ini, Marcos Santos dan tim pelatih memanfaatkan jeda waktu yang singkat untuk mempersiapkan diri. Memperbaiki kekurangan dan menyiapkan strategi melawan Persik Kediri. Beberapa pemain yang dalam kondisi kurang bugar dibantu untuk pulih.
Baca Juga: Pablo Oliveira Merasakan Perubahan Kekuatan Arema FC, Optimistis Punya Peluang di Papan Atas
Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memastikan timnya bakal cepat move on dari kekalahan menyakitkan di laga sebelumnya. Dia sudah mengetahui aspek apa saja yang harus diperbaiki agar bisa kembali ke jalur kemenangan. Elemen tim juga sudah menganalisis bagaimana kekuatan lawan.
”Tidak seharusnya Arema FC berada di posisi sekarang (12 klasemen). Kemenangan akan jadi hal wajib agar bisa kembali ke tempat seharusnya (lima besar),” tandasnya.
Harapannya, elemen tim semakin kompak mewujudkan misi menang. Dia juga ingin dukungan pemain ke-12 lebih besar dalam laga Minggu nanti. Dia yakin, support Aremania jadi energi tambahan untuk pemain tim. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian