Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Siapkan Variasi Skema Bertahan untuk Antisipasi Ketajaman Trio Penyerang Persik

Aditya Novrian • Minggu, 11 Januari 2026 | 10:10 WIB

TAK TERGAN TIKAN: Bek tengah Arema FC Luiz Gustavo barlatih di Stadion Gajayana, beberapa waktu lalu. Dia jadi pemain yang nyaris tak tergantikan di lini belakang Arema FC.
TAK TERGAN TIKAN: Bek tengah Arema FC Luiz Gustavo barlatih di Stadion Gajayana, beberapa waktu lalu. Dia jadi pemain yang nyaris tak tergantikan di lini belakang Arema FC.

KABUPATEN – Misi Arema FC meraih tiga poin harus dimulai dengan membangun pertahanan solid dalam laga nanti sore (15.30 WIB). Singo Edan harus mampu meredam ketajaman lini serang Persik Kediri. Khususnya trio penyerang Ezra Walian, Williams Lugo, dan Jose Enrique.

Ketiganya jadi salah satu sumber gol Persik saat ini. Tercatat sudah menyumbang 10 gol dalam 16 pertandingan di BRI Super League. Jumlah tersebut menyumbang hampir 55 persen dari total gol Persik sampai pekan ke-16.

 Baca Juga: Jelang Laga Nanti Sore, Arema FC Dibayang-bayangi Tren Negatif Kontra Persik Kediri

Catatan assist ketiganya juga cukup tinggi. Mengoleksi total sembilan umpan berbuah gol. Kondisi tersebut bisa menjadi ancaman untuk Arema FC yang sulit clean sheets dalam beberapa laga terakhir.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos tidak memungkiri kualitas lini depan lawan. Menurutnya, pemain Persik bisa menghadirkan ancaman untuk gawang Singo Edan saat lengah.

”Mereka memiliki penyerang di lini depan yang tidak hanya klinis namun juga cukup cepat,” katanya.

 Baca Juga: Persik–Dewa United Sedang Inkonsisten, Arema FC Punya Peluang Bangkit

Menurutnya, anak asuh Marcos Reina juga memiliki variasi serangan yang efektif. Mereka tidak hanya mampu memanfaatkan kondisi open play, namun juga skema bola mati. Nakhoda berusia 46 tahun itu mencontohkan saat Persik mampu menahan Persib Bandung lewat gol dari situasi scrimmage.

Meski begitu, Marcos dan pemain sudah menyiapkan antisipasi. Salah satunya dengan menghadirkan variasi skema bertahan. Tujuannya bisa mengantisipasi kelebihan lini serang lawan. Sekaligus untuk beradaptasi dengan perubahan situasi di lapangan.

 Baca Juga: Betinho Filho Arema FC Mulai Pulih dari Problem Engkel

Menurutnya, catatan kebobolan 22 gol Arema FC tidak memberikan tekanan besar. Pelatih berkebangsaan Brasil itu justru memandang laga mendatang sebagai momentum membuktikan ketangguhan jantung pertahanan tim. Dalam beberapa sesi latihan terakhir, Arema FC telah mengasah kemampuan lini belakang secara intensif.

”Kali ini kami melakukan pendekatan berbeda ketika mengantisipasi serangan (lawan),” kata pelatih asal Brasil itu.

Di tempat terpisah, Gelandang Arema FC Julian Guevara mengungkapkan, tim akan berusaha melakukan penjagaan individu lebih ketat. Lalu, melakukan compact defend saat diperlukan. Itu sebagai antisipasi lini serang Persik yang punya cukup banyak sumber gol.

 Baca Juga: Pemain Arema FC Bertekad Bangkit Dalam Laga Derby Jawa Timur

”Pertandingan nanti tidak akan berjalan mudah. Kami harus tetap fokus agar bisa meredam serangan pemain cepat mereka,” katanya. Julian memastikan, bersama rekan-rekannya akan berusaha tidak membuat kesalahan individu. Itu karena, kesalahan dapat meningkatkan risiko kebobolan.

Dalam tiga laga terakhir, gawang Arema FC selalu kebobolan. Total kemasukan tiga gol. Akibatnya merasakan dua kali kalah dan bermain imbang. (zan/gp)

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #Super League