MALANG KOTA- Perjalanan Arema FC di putaran pertama BRI Super League 2025/2026 sudah berakhir kemarin. Performa tim sepanjang waktu itu seperti roller coaster. Sempat tampil ganas pada awal kompetisi, lalu mencatatkan beberapa hasil inkonsisten. Akibatnya, capaian positif pada putaran pertama kompetisi musim lalu tidak bisa terulang sekarang.
Contohnya, peringkat Arema FC di klasemen. Pada putaran pertama BRI Liga 1 2024/2025, Singo Edan menempati urutan keempat. Sedangkan sekarang, kesulitan untuk sekadar berada di peringkat sembilan.
Statistik minor lainnya, jumlah kemenangan tim menurun drastis. Pada putaran pertama kompetisi musim lalu, dari 17 laga berhasil menang 8 kali. Saat ini, tidak mampu mendapatkan tiga poin dalam enam laga.
Di tengah situasi tersebut, statistik kekalahan Arema FC meningkat. Dari lima pada putaran pertama kompetisi musim lalu menjadi enam saat ini. Semakin ironis, kehilangan poin tersebut terjadi saat menjalani pertandingan kandang.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, tidak menampik situasi tersebut. Menurutnya, pembenahan memang perlu dilakukan tim sebelum menghadapi putaran kedua kompetisi. ”Saya pikir memang harus ada evaluasi untuk membuat tim ini lebih kuat,” katanya.
Pelatih asal Brasil itu menjabarkan, mewujudkan misi kembali ke papan atas tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan. Perlu proses dan dilakukan dengan upaya-upaya yang baik. Penggawa Singo Edan sudah terus didorong ke sana selama ini. Tapi, dalam pertandingan ada banyak faktor memengaruhi hasil laga.
”Kami sadar Arema FC adalah tim besar. Posisinya harus ada berada di papan atas,” katanya. Menurutnya proses evaluasi sudah dilakukan secara berjalan. Sejak hasil minor menghadapi Persita Tangerang dan Bali United.
Meski begitu, dia tetap mengapresiasi upaya pemain. Dia melihat, pemain lokal dan asing sudah berusaha memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Tampil 100 persen untuk menang di setiap laga. Manajemen klub juga memberikan dukungan yang luar biasa.
Setelah laga melawan Persik, Arema FC tidak akan libur terlalu lama. Fokus perbaikan akan dilakukan. Sekaligus bersiap melawan Dewa United pada 26 Januari nanti.
Di tempat terpisah, General Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, catatan terkait perbaikan sebelum putaran kedua sudah dikantongi. Sekarang, tinggal melakukan sejumlah langkah perbaikan. ”Pastinya (kami) tidak tinggal diam dengan beberapa hasil kurang bagus,” katanya.
Apalagi target tim selalu ingin jadi lebih baik. Berangkat itu dari tim akan berjuang menghadirkan performa lebih baik. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian