PERFORMA gemilang pemain Timnas Futsal Indonesia U-16 dan U-19 di ASEAN Futsal Championship 2025 menarik perhatian klub-klub PFL. Tidak terkecuali Unggul FC Malang. Manajemen klub berlogo singa bermahkota itu sedang memantau sejumlah pemain dari skuad Garuda Muda tersebut.
Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono menjelaskan, sejumlah pemain di skuad Timnas U-16 dan U-19 punya potensi besar. Memiliki keterampilan individu di atas rata-rata dan mampu menjalankan tactical futsal dengan baik. ”Kami masih memantau sejumlah pemain yang dirasa cocok dengan tim,” katanya.
Langkah tersebut dilakukan agar Unggul FC Malang bisa memiliki banyak opsi pemain potensial pada kompetisi mendatang. Menurutnya, persaingan mendapatkan pemain lokal di Pro Futsal League cukup ketat. Klub-klub berlomba merekrut pemain punya kualitas untuk menambah kekuatan tim dan jadi investasi jangka panjang.
Menurutnya, merekrut pemain muda bisa memberikan keuntungan besar bagi Unggul FC. Klub bisa mengembangkan pemain tersebut sampai naik level. Lalu, membuka peluang mereka untuk kembali dipanggil Timnas Futsal kelompok umur sampai senior. Hal tersebut pernah mereka lakukan kepada Angga Ariansyah dan Andres Dwi Persada.
Meski begitu, Unggul FC tidak akan terburu-buru langsung merekrut pemain yang menarik perhatian. Harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan tim pelatih, khususnya Pelatih Kepala Andre Brocanelo. Alasannya, setiap pemain yang didatangkan harus didasarkan pada kebutuhan tim.
Saat ini, Unggul FC masih fokus ke pergerakan transfer paruh musim. Itu karena mereka sudah melepas empat pemain di posisi flank dan pivot. ”Sampai detik ini belum ada pemain (timnas U-16 dan U-19) yang merapat ke Unggul FC,” jelas dia. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian