KABUPATEN- Pemain Arema FC tidak mendapatkan jatah libur yang panjang selama jeda putaran pertama. Kemarin, penggawa Singo Edan mulai menempa diri lagi setelah off latihan dua hari. Rencananya, waktu 11 hari sebelum melawan Dewa United (26/1) akan dimaksimalkan untuk meningkatkan performa dan melakukan evaluasi penampilan saat putaran pertama BRI Super League.
Pelatih Kepala Marcos Santos menjabarkan, para pemain memulai sesi latihan setelah libur dua hari dengan positif. Suasana dalam tim sangat bagus saat ini. Semua penggawa Singo Edan antusias dan termotivasi untuk bekerja keras demi tim.
”Hasil pertandingan terakhir membuat pemain jadi lebih percaya diri menatap laga berikutnya,” kata juru taktik asal Brasil tersebut. Menurutnya, anak asuhnya seperti telah melewati salah satu fase yang berat saat mengarungi kompetisi. Keberhasilan itu memberi dorongan untuk mereka lebih kuat lagi.
Baginya, situasi tersebut sangat menguntungkan. Menjadi modal yang penting sebelum meningkatkan performa pemain Singo Edan. Itu karena, psikis yang positif jadi bahan bakar untuk penggawa tim melakukan hal terbaik dalam sesi latihan.
Dalam sesi latihan ke depan, penggawa Arema FC akan melahap berbagai menu latihan. Mulai dari fokus ke fisik, teknis, sampai tactical. ”Semua pemain sudah mengetahui apa yang perlu mereka tingkatkan saat ini,” kata nakhoda tim berusia 46 tahun itu.
Disinggung terkait adaptasi pemain anyar, Marcos tidak khawatir. Menurutnya Gabriel Silva atau Gabi mempunyai jam terbang tinggi di sepak bola. Pengalaman bermain di Kamboja dan Malaysia akan membantunya melakukan adaptasi dengan skuad Singo Edan.
Sedangkan terkait uji coba, Arema Fc akan melihat bagaimana situasi ke depan. Apakah hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan atau tidak. ”Tim membutuhkannya, tapi bukan hal mudah melakukannya (uji coba),” paparnya.
Senada dengan Marcos, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro melihat, waktu libur dua hari bermanfaat untuk mengembalikan kondisi fisik pemain. Dia melihat, semangat para pemain tinggi saat kembali berlatih. ”Jika ada jeda untuk istirahat yang cukup, pikiran pemain jauh lebih fokus ketika kembali latihan,” kata dia.
Eks penggawa Persija Jakarta itu menyebut, tim pelatih akan fokus mengembalikan kondisi fisik penggawa tim. Pemain Arema FC yang tampil penuh saat melawan Persik akan menjalani program latihan ringan. Sementara penggawa tim yang tidak berlaga berlatih normal. Baru setelah itu, tim pelatih Arema FC bakal meningkatkan intensitas latihan secara berkala. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian