AREMANIA bisa bernapas lega terkait kondisi Dalberto Luan Belo yang sempat ditandu keluar lapangan saat melawan Persik Kediri. Pemain asal Brasil itu dipastikan tidak mengalami cedera serius. Dia memang belum mampu bermain selama 90 menit dalam laga BRI Super League pekan ke-17 tersebut.
”Menit 78 menjadi batas fisiknya. Saat itu kami tarik keluar dia demi alasan keamanan dan tactical karena dia belum bisa tampil maksimal,” ujar Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos kepada Jawa Pos Radar Malang. Dia tidak ingin memaksa penyerang andalannya tampil hingga peluit akhir. Satu tujuannya, meminimalisir risiko cedera.
Berdasar informasi yang diterima Marcos dari tim medis Arema FC, Dalberto akan menjalani perawatan secara berkala. Kemungkinan, dia mengalami bengkak di bagian kakinya. Itu membutuhkan perawatan khusus.
Nakhoda berusia 46 tahun itu mengungkapkan, Dalberto sejatinya tampil dalam kondisi kurang ideal dalam laga Minggu lalu (11/1). Itu karena eks penggawa Madura United tersebut baru tiba di Indonesia empat hari sebelum pertandingan. Namun, kebutuhan tactical membuat tim pelatih harus memainkan pemain bernomor punggung 94 itu. ”Kami harap dalam waktu dua pekan dia bisa kembali bugar,” tambah dia.
Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan menjelaskan, kondisi Dalberto semakin membaik. Dia memastikan kalau problem kaki yang dialaminya tidak parah. ”Kakinya cuma mengalami kram di laga melawan Persik Kediri,” katanya. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian