EVENT lari Emba Jetbus Run Malang 10 K 2026 menghadirkan konsep berbeda tahun ini. Menambahkan kategori pelajar untuk jarak lima kilometer. Antusiasme pelari yang cukup tinggi jadi satu alasan menghadirkan kategori tersebut.
Inisiator Emba Jetbus Run Malang 10 K Paulus Oliver Yoesoef menjelaskan, membuka kategori pelajar untuk usia 14-17 tahun. Sebelum menghadirkan kategori itu sempat melakukan survey usia pelajar yang ikut di event edisi sebelumnya. ”Kami menambah kategori itu agar lebih fair dan banyak diikuti kalangan pelajar,” katanya.
Sedangkan rencana jangka panjangnya sebagai langkah regenerasi atlet lari. Paulus menjabarkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Malang untuk melakukan pembinaan pelari muda. Karena itu, selain race juga berlangsung sharing session dengan atlet nasional pagi ini (17/1).
Pelari yang berbagi pengalaman di antaranya Atjong Tio Purwanto, Suryo Agung, Rahmad Setiabudi, dan Roby Syianturi. Paulus berharap, bincang-bincang itu bisa memotivasi atlet muda untuk berprestasi dan membanggakan Kota Malang ke depannya.
Baca Juga: Emba Jetbus Run Malang 10K Hadirkan Atlet Berkelas
Emba Jetbus Run Malang 10 K 2026 juga menghadirkan medali spesial berkonsep trilogi. Peserta bisa mengumpulkan tiga medali yang bisa digabung menjadi satu. ”Jadi peserta harus bisa ikut tiga kali sampai edisi 2028 agar bisa mendapatkan medali tersebut,” katanya.
Selama perlombaan berlangsung, Paulus mengungkapkan bakal membuka live cam untuk para pelari. Aktivitas race akan bisa dipantau di panggung maupun di titik-titik khusus. Ide tersebut, diklaim Paulus bakal menjadi pertama kali diterapkan di event lari Indonesia.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengungkapkan, event lari ini bisa membuka peluang besar untuk menjadi event lari terbesar di Indonesia. ”Antusiasme dari pelari luar cukup besar, mencapai 54 persen dari 3.600 peserta yang terdaftar,” pungkasnya. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian