KABUPATEN - Tim pelatih dan manajemen Arema FC berupaya menjaga tradisi mempromosikan penggawa muda ke tim senior. Mereka sedang mencari young guns potensial dari Akademi Arema FC saat ini. Singo Edan menyediakan dua tiket naik kelas untuk penggawa muda.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjabarkan, pihaknya telah memberikan kesempatan kepada dua pemain akademi untuk berlatih bersama tim senior. Mereka akan menempa diri dengan Julian Guevara dan kawan-kawan selama satu minggu. Pemain dari Akademi Arema akan bergiliran mendapat kesempatan bersama penggawa muda lainnya setiap pekan.
”Program ini sudah kami laksanakan selama dua bulan ini,” ujar pria kerap disapa Inal tersebut. Selama proses itu berlangsung, tim pelatih Singo Edan melihat banyak pemain muda yang mempunyai kemampuan yang bagus. Karena itu, pelatih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan melakukan proses seleksi itu dengan ketat.
Keinginan klub pemain muda yang naik ke tim senior benar-benar punya kemampuan di atas rata-rata. Punya mentalitas yang ingin terus berkembang. Itu menyusul, persaingan untuk bermain di tim senior sangat ketat.
Soal posisi yang diinginkan, Inal menyebut kalau tim pelatih tidak memberikan ketentuan khusus. Tim pelatih hanya melihat performa pemain, proses adaptasi mereka selama berlatih dengan pemain senior. Bagaimana mengikuti intensitas latihan tim senior, visi bermain, dan konsistensi saat berlatih.
Proses seleksi tersebut nantinya akan diteruskan sampai akhir musim. Baru kemudian, memutuskan sosok yang dirasa ideal dipromosikan ke tim senior. ”Kami harapkan mereka yang akan dikontrak ke tim senior bisa menjadi aset jangka panjang,” tambah dia.
Program tersebut sudah Arema FC terapkan sejak beberapa musim terakhir. Musim lalu, dua pemain dari Arema FC U-20 Dimas Aryaguna dan Muhammad Rizki berlatih dengan tim utama selama tiga bulan. Pada awal musim 2025/2026, Singo Edan memutuskan untuk memberi kontrak kepada Dimas. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian