KABUPATEN – Statistik Arema FC dalam hal melakukan tekel dan blok menjadi yang terbaik selama putaran pertama kompetisi. Pemain Singo Edan mencatat tekel dan blok sukses terbanyak di antara klub BRI Super League. Dalam 17 laga total membuat 287 tekel dan 62 kali blok.
Statistik tersebut banyak disumbang aksi pemain belakang dan gelandang tengah Singo Edan. Seperti Luiz Gustavo, Matheus Blade, Betinho Filho, Johan Ahmat Farizi, sampai Bayu Setiawan. Blade jadi pemain Singo Edan paling banyak membuat tekel.
Baca Juga: Kesempatan Tingkatkan Karier, Siapkan Dua Tiket Promosi untuk Pemain Arema FC U-20
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos senang dengan statistik tersebut. Itu karena anak asuhnya mampu menjalankan tugas bertahan dengan baik. Angka-angka tersebut menunjukkan anak asuhnya bekerja keras supaya gawang Lucas Frigeri tidak kebobolan.
”Kami terus berprogres (memperbaiki lini belakang). Tentu saja, kami ingin tim ini menjadi solid dalam urusan bertahan,” kata dia.
Menurutnya, salah satu kunci mengantisipasi serangan lawan adalah menjaga kedisiplinan pemain. Dia yakin dengan sering memenangkan duel satu lawan satu, pertahanan tim akan semakin sulit ditembus.
Baca Juga: Ian Puleio Susul Motta Berpisah dengan Arema FC, Ucap Kalimat Perpisahan Menyentuh
Meski begitu, angka tersebut juga menjadi tantangan besar bagi Singo Edan ke depan. Berdasar pengamatannya, tim yang sering melakukan aksi defensif cenderung lebih sering diserang lawan. Hal itu dibuktikan dengan jumlah gol yang bersarang ke gawang Arema FC selama putaran pertama.
Sebagai catatan, Arema FC kebobolan 23 gol dari 17 pertandingan pada paro pertama. Jumlah tersebut membuat Singo Edan memiliki selisih gol nol. Itu karena, torehan gol yang mereka cetak sama dengan jumlah kebobolan.
Berangkat dari situasi tersebut, Marcos menegaskan timnya akan bekerja keras dalam dua pekan ke depan. Mereka menyiapkan program latihan khusus agar lini belakang kian solid. Salah satu yang akan diperbaiki transisi dari menyerang ke bertahan.
Baca Juga: Gabriel Silva Manfaatkan Jeda Liga untuk Adaptasi di Arema FC
”Fokus kami adalah memperbaiki kolektivitas bertahan tim, agar mereka tidak mudah lengah,” jelas dia. Harapannya, Arema FC memiliki pertahanan yang lebih kukuh dan cukup tenang saat mendapat tekanan. Dengan begitu, bisa mencatatkan lebih banyak clean sheet.
Di tempat terpisah, Fullback Kiri Arema FC Ikhsan Lestaluhu memastikan tidak tinggal diam dengan catatan minor soal bertahan. Menurutnya, secara individu dia akan berusaha menampilkan performa lebih baik. Dia sadar mempunyai pekerjaan rumah. ”Kami akan bekerja keras memperbaiki hal itu agar bisa meraih hasil positif di laga berikutnya,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian