Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dewa United vs Arema FC Saatnya Membalas Kekalahan

Mahmudan • Senin, 26 Januari 2026 | 09:46 WIB
JADI ANDALAN: Valdeci Moreira (kanan) dan Alexis Messidoro diharapkan jadi kreator serangan masing-masing tim dalam lanjutan laga Super League nanti malam.
JADI ANDALAN: Valdeci Moreira (kanan) dan Alexis Messidoro diharapkan jadi kreator serangan masing-masing tim dalam lanjutan laga Super League nanti malam.

BANTEN - Laga menghadapi Dewa United nanti malam (26/1) akan menjadi ujian besar bagi Bayu Setiawan dkk. Itu karena mereka berupaya mengembalikan hasil positif saat berstatus sebagai tim tandang. Sebab, laga away terakhir Arema FC menelan hasil negatif.

Dalam pertandingan tersebut, rekor unbeaten bermain di laga away terhenti ketika menghadapi Bali United. Singo Edan takluk atas Serdadu Tridatu dengan skor tipis 0-1. Kondisi tersebut tidak boleh terulang di laga berikutnya.

“Kami punya catatan bagus bermain di tandang. Laga nanti akan menjadi kesempatan kami memperbaiki hasil tersebut,” ujar Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Dia melihat, peluang unggul sangat besar. Itu karena anak asuhnya dalam motivasi tinggi seusai mengakhiri rentetan hasil negatif bermain di kandang.

Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan skema dalam pertandingan mendatang. Terlebih, mereka kedatangan dua amunisi baru, Gustavo Franca dan Gabriel Silva. Marcos memastikan, kedua pemain tersebut sudah bisa tampil menghadapi Dewa United.

Nakhoda berusia 46 tahun itu mengungkapkan, bermain di tandang akan jauh lebih menguntungkan Singo Edan. Itu karena anak asuhnya mempunyai resistensi terhadap tekanan supporter tuan rumah. Mereka juga selalu menampilkan permainan seratus persen.

Selain berusaha memperbaiki catatan buruk di tandang, Marcos juga ingin membalas kekalahan di pertemuan pertama. Waktu itu, timnya menelan kekalahan menyakitkan dengan skor 1-2 di kandang sendiri. “Kami harus membalas kekalahan itu dengan kemenangan di kandang mereka,” jelas dia.

Di tempat terpisah, Gelandang Arema FC Julian Guevara mewanti-wanti rekan setim agar tidak meremehkan Dewa United. Sebab, tim yang bermarkas di Banten International Stadium itu selalu menunjukkan permainan atraktif. “Tidak hanya lini belakang saja yang kokoh, mereka punya penyerang yang berbahaya,” ujar dia.

Berangkat dari situasi itu, dia sudah mempelajari cara mengatasi trio lini depan mereka, yakni Stefano Lilipaly, Alex Martins, dan Taisei Marukawa. Harapannya, jantung pertahanan tim tidak mudah dijebol di laga nanti. Dia juga menargetkan mengakhiri laga dengan catatan clean sheet.

Sementara itu, Pelatih Kepala Dewa United Jan Olde Riekerink optimistis dapat melanjutkan tren positif di putaran kedua. Itu karena di laga terakhir mereka menang telak 3-0 atas Persijap Jepara. “Kemenangan terakhir pasti membuat pemain lebih bersemangat menghadapi laga ini,” katanya.

Meskipun mampu meraih kemenangan di pertemuan pertama, Jan Olde tak mau jumawa. Dia melihat Arema FC merupakan tim yang punya serangan berbahaya. Terlebih lagi Dalberto Luan Belo akan ditemani dua lini depan anyar.

Oleh karena itu, pihaknya lebih fokus memperbaiki aspek bertahan yang sempat menjadi sorotan dalam beberapa laga terakhir. Tujuannya untuk mengurangi potensi kebobolan dan mampu melancarkan serangan balik. “Kami akan fokus ke diri kami sendiri. Selama kami fokus selama 90 menit, hasil seperti putaran pertama bisa kami raih,” tandasnya. (zan/dan)

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #Banten #dewa united #sepak bola