KABUPATEN – Kerja sama Arema FC dengan dua rekrutan anyar Gabriel Silva (Gabi) dan Gustavo Franca tidak sekadar setengah musim. Atau hanya sampai putaran kedua BRI Super League berakhir. Manajemen Singo Edan memberi kontrak keduanya sampai kompetisi musim depan 2026/2027.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, klub punya rencana jangka panjang untuk keduanya. Cukup percaya diri kalau mereka mampu memberikan kontribusi yang bagus. Gabi dapat kontrak satu musim, Franca satu setengah musim.
Berangkat dari itu, kontrak Gabi akan berakhir pada putaran pertama BRI Super League 2026/2027. Sementara Franca sampai akhir musim. ”Skema tersebut sudah sering kami terapkan saat merekrut pemain dari luar Super League (Gabi) dan dinilai punya kualitas,” katanya.
Berdasar pengamatan Yusrinal, kemampuan yang dimiliki Gabi sesuai ekspektasi saat dipantau dalam beberapa sesi latihan Arema FC. Pemain asal Brasil itu tinggal melakukan pembuktian dalam pertandingan BRI Super League. Menurutnya laga-laga di kompetisi akan memberinya tantangan.
Itu menyusul, persaingan antar klub berjalan ketat setiap musim. Dia juga dituntut cepat beradaptasi dengan skema yang diterapkan Marcos Santos. Harapan manajemen Arema FC, Gabi bisa perform.
Sedangkan untuk Franca, dia bergabung dengan Arema FC dengan status permanen. Bukan manajemen Singo Edan meminjam dia dari Persija. Pesepak asal Brasil itu sebelum bergabung, sepakat memutus kontrak dengan Persija. ”Opsi tersebut dipilih karena performa selama dia membela Macan Kemayoran cukup bagus,” katanya.
Menurutnya, tujuan memberikan kontrak satu sampai satu setengah musim supaya memiliki kesempatan pemain perform. Artinya tidak ada alasan kendala adaptasi atau penyesuaian selama berkostum Singo Edan. Berdasar pengalaman manajemen, kontrak pendek berpotensi membuat performa pemain asing menjadi inkonsisten.
Meski begitu, dia memastikan kepada pemain asing tim kalau mereka bisa saja mendapatkan perpanjangan kontrak. Asalkan, mampu menunjukkan penampilan bagus di setiap laga Arema FC. ”Kalau kontribusi mereka besar, pasti mereka akan bertahan di sini lebih lama,” jelas dia.
Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos meminta keduanya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berkostum Singo Edan. Itu karena, pemain yang tidak menunjukkan performa terbaik akan dievaluasi. Meski masih mempunyai kontrak bersama tim.
Yann Motta dan Ian Puleio jadi dua contohnya. Dia bertahan bersama Singo Edan hanya setengah musim saja. ”Tujuan kami merekrut mereka (Gabi-Franca) untuk menambah kekuatan tim ini,” paparnya. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian