KABUPATEN - Performa naik-turun Arema FC pada putaran pertama kompetisi membuat posisi tim terlempar dari papan atas klasemen. Akibatnya menutup paro musim di urutan 10. Menghadapi putaran kedua, tim pelatih Singo Edan ingin hal tersebut tidak terulang lagi.
Arema FC bertekad kembali merangsek ke papan atas pada paro kedua kompetisi. Target Singo Edan pada akhir musim nanti finish posisi empat besar. Meningkat dari capaian tim musim lalu.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos percaya, peluang tersebut masih terbuka lebar. Itu karena, Singo Edan mempunyai 17 laga dan sudah melakukan evaluasi. Chemistry para pemain juga jauh lebih solid dibandingkan saat pertama kali datang ke Malang.
”Tim kami jauh lebih matang. Jadi seharusnya bisa meraih hasil lebih baik dibandingkan (putaran pertama) sebelumnya,” ujar dia. Nakhoda berusia 46 tahun itu menjabarkan, secara permainan timnya tidak kalah bagus dengan tim lainnya. Hanya saja, problem konsistensi saat bertanding harus diperbaiki agar tidak mudah membuang-buang poin
Jika konsisten meraih kemenangan, Marcos memastikan jarak poin dengan tim papan atas bisa terpangkas sebelum kompetisi usai. Harapannya, Aremania terus memberikan dukungan. Para pemain selalu memberikan terbaik di latihan dan pertandingan.
Demi mewujudkan target tersebut, Marcos memilih fokus menatap laga terdekat. Menurutnya, dengan mempersiapkan satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, persiapan tim akan lebih optimal. Hasil yang diraih dinilai lebih baik daripada terpaku pada seluruh laga sekaligus.
Selain faktor tactical, dia merasa kalau tambahan amunisi bisa menjadi pembeda di putaran kedua nanti. Sebab, mereka sudah merekrut dua pemain asing di posisi lini depan, Gabriel Silva dan Gustavo Franca. Pemain lokal juga terus meningkat. ”Produktivitas gol yang sempat menjadi masalah bisa teratasi dengan kedatangan mereka. Kami percaya komposisi skuad saat ini bisa bertarung memperebutkan klasemen atas,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian