DUA Atlet Gulat Kota Malang berpeluang menjadi bagian dari tim Jawa Timur di PON 2028 mendatang. Itu menyusul, Rizma Ayu dan Zahwan Hanif akan mengikuti proses seleksi daerah (Selekda) Januari ini. Saat kedua atlet itu berhasil lolos, akan mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) secara berkala mulai tahun ini.
Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Malang Wahyudi menjabarkan, seleksi itu ditujukan ke atlet-atlet yang punya jam terbang berlaga di kejuaraan nasional. Seperti tampil di ajang PON 2024 dan PON Bela Diri 2025. Atlet yang memperoleh prestasi dari ajang itu akan langsung masuk ke Puslatda.
”Dari dua atlet kami yang berangkat ke Surabaya, Hanif yang masih perlu melakukan proses seleksi,” kata Wahyudi. Itu karena, belum bisa mendulang medali di dua ajang itu. Meski begitu, Wahyudi optimistis anak asuhnya mampu lolos seleksi. Performa yang mengalami peningkatan jadi salah satu hal membuatnya yakin.
Menurutnya, Hanif harus berhati-hati terhadap lawan dari Kabupaten Malang dan Sidoarjo. Sebab, kedua daerah itu selalu memiliki atlet berkualitas. Dia sudah memberikan strategi khusus agar bisa menang.
Lantas, bagaimana dengan Rizma? Wahyudi melihat, atlet dari kelas 62 kilogram gaya bebas itu tidak perlu melalui proses seleksi tanding. ”Dia berhasil mendapatkan medali perunggu PON 2024 dan perak di PON Bela Diri 2025, jadi langsung ikut Puslatda,” katanya. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian