MALANG KOTA – Bergabungnya Rio Fahmi membuat opsi fullback kanan Arema FC melimpah. Singo Edan total punya empat pemain yang mengisi posisi itu. Selain Rio, Marcos Santos bisa memainkan Bayu Setiawan, Rifad Marasabessy, sampai Alfiansyah.
Sebelum bergabung dengan Arema FC, Rio punya karier panjang di Persija. Sejak promosi ke tim senior pada 2021, pemain berusia 24 tahun selalu berkostum Macan Kemayoran. Dia bergabung ke skuad Singo Edan demi memburu menit bermain.
Kepada Jawa Pos Radar Malang Rio menjabarkan, proses bergabung ke Arema FC tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya hitungan minggu saja. Tapi jadwal kepindahannya setelah menghadapi Persita (30/1), karena klub butuh tenaganya.
Mulanya, Singo Edan melakukan pembicaraan kepada manajemen Persija soal pemain yang bisa didatangkan. Kemudian, manajer Persija berkomunikasi dengannya soal potensi peminjaman ke Arema FC. Pada saat bersamaan, tim identik berkostum oranye itu mendatangkan Shayne Pattynama dan Fajar Fathurrahman.
”Demi kebaikan dan menit bermain, saya langsung memutuskan bermain di sini (Arema FC),” ungkap pesepak bola berposisi fullback kanan itu. Selama berlatih di Malang, pesepak bola asal Banjarnegara itu menikmati aktivitas menempa diri dengan tim. Dia mendapatkan sambutan hangat dari penggawa lokal maupun asing Singo Edan.
Selama setengah musim membela Arema FC, Rio punya target dengan tim dan pribadi. Harapannya, bisa membantu Singo Edan kembali merangkak ke papan atas klasemen BRI Super League. Lalu, menjadi pilihan utama Pelatih Kepala Marcos Santos di sisi kanan pertahanan.
Berangkat dari itu, dia bertekad akan selalu bekerja lebih keras. Baik itu saat latihan dan juga pertandingan. ”Setiap kesempatan yang diberikan pelatih akan berusaha saya maksimalkan,” kata pemain bernomor punggung dua itu.
Rio bukan pemain berposisi fullback pertama yang dipinjam Arema FC dari Persija. Sebelumnya, awal mula Achmad Maulana Syarif permanen di skuad Singo Edan juga melalui mekanisme yang sama. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian