Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hadapi Lima Laga Dalam 25 Hari, Jadwal Pertandingan Februari Lebih Padat

Galih R Prasetyo • Selasa, 3 Februari 2026 | 11:08 WIB
HARUS KERJA KERAS: Full back kanan Arema FC Rifad Marasabessy (kanan) berusaha melindungi bola dari Joel Vinicius dan Pablo Oliveira dalam sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis, beberapa waktu
HARUS KERJA KERAS: Full back kanan Arema FC Rifad Marasabessy (kanan) berusaha melindungi bola dari Joel Vinicius dan Pablo Oliveira dalam sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis, beberapa waktu

MALANG KOTA- Jumlah pertandingan yang akan dihadapi para pemain Arema FC akan lebih banyak pada bulan Februari. Pada Januari lalu Julian Guevara cs bermain dua kali, bulan ini akan bertanding lima kali. Laga menghadapi Persijap Jepara menjadi yang pertama pada Februari.

Setelah menghadapi klub berjuluk Laskar Kalinyamat kemarin, Arema FC akan away ke kandang Persija Jakarta, 8 Februari. Sepekan berselang (15/2) menjamu Semen Padang, dilanjutkan bertandang ke Madura United (21/2). Laga terakhir bulan Februari melawan Borneo FC di Samarinda (26/2).

Bermain lima kali dalam bulan yang sama baru dirasakan Arema FC di Februari ini. Sebelumnya, Johan Ahmat Farizi dan kawan-kawan paling banyak berlaga empat kali pada bulan yang sama. Satu contohnya, pada Agustus 2025, saat itu melawan PSBS Biak, PSIM Jogjakarta, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dan Persijap Jepara.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjelaskan, pentingnya menjaga kondisi pemain menghadapi jadwal laga tersebut. Sebab, jarak antar laga hanya berkisar lima sampai enam hari, itu belum termasuk waktu perjalanan tandang. ”Kami harus mengatur strategi agar semua pemain tetap tersedia saat menghadapi jadwal yang berjarak pendek,” katanya.

Bagi Marcos, menjaga kebugaran pemain merupakan hal krusial untuk tim terus tampil kompetitif. Menurutnya, tim yang sedang dalam performa bagus bisa saja mengalami inkonsistensi akibat sejumlah pemain absen. Singo Edan sempat merasakan hal tersebut pada putaran pertama kompetisi. Selain itu, ketersediaan pemain di skuad sangat berpengaruh terhadap variasi strategi tim.

Salah satu antisipasi tim pelatih Arema FC menghadapi situasi itu dengan mengatur aktivitas fisik pemain agar tetap berada dalam kondisi ideal. Nakhoda berusia 46 tahun itu menjabarkan, saat timnya bertanding kurang dari lima hari akan fokus ke recovery. Baru kemudian, menggunakan waktu dua hari untuk latihan tactical pertandingan.

”Kami juga memberikan waktu libur jika tim butuh recovery dari laga away yang jauh,” tambah dia. Berdasar pantauan wartawan koran ini, Marcos juga memberi jeda istirahat kepada pemain yang tampil penuh sesuai laga. Sementara untuk pemain cadangan atau menit bermainnya tidak banyak menjalani latihan fisik supaya tetap fit. Asupan makanan juga akan diperhatikan.

Di tempat terpisah, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi memastikan timnya siap menghadapi jadwal padat. ”Ini sudah kesekian kalinya (merasakan jadwal padat), jadi pemain dan tim pelatih sudah tahu cara mengatasinya,” pungkasnya. (zan/gp)

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #Kota Malang #Singo Edan