KABUPATEN – Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mendukung hadirnya persaingan sehat di antara para penyerang tim. Dia senang saat para juru gedor berlomba untuk mencetak gol. Salah satu keuntungannya, memperbesar peluang menang Singo Edan.
Dalam laga melawan Persijap Jepara, 2 Februari lalu, satu gol cukup untuk membuat Arema FC mendapat tiga poin. Sedangkan dalam laga melawan Dewa United, kegagalan mencetak gol menjadikan Singo Edan pulang dengan tangan kosong. Kalah dengan skor 0-2.
Selain itu, pada putaran pertama kompetisi sumber gol paling besar Arema FC berasal dari Dalberto Luan Belo. Saat dia absen atau keran golnya mampet, berpengaruh jumlah gol tim. Karena itu, Marcos berharap Joel Vinicius dan penyerang lain semakin tajam.
”Keberadaan dua penyerang asing dapat menguntungkan kami, karena mereka akan saling termotivasi,” ungkap pelatih asal Brasil tersebut. Itu artinya terdorong untuk menunjukkan performa positif. Khususnya saat di antara mereka mampu mencetak gol.
Menurutnya, persaingan memperebutkan posisi antar pemain tidak selalu terlihat sebagai hal yang negatif. Justru, menjadi pelecut semangat penggawa tim agar tampil lebih baik. Apabila tidak bersungguh-sungguh atau 100 persen, ada pemain lain siap menggantikan posisi mereka.
Berdasar pengalamannya melatih di Brasil, situasi tersebut merupakan sebuah hal yang normal. Itu menyusul hanya 11-15 pemain yang bermain di pertandingan. Alhasil, antar pemain harus tunjukkan performa terbaik.
Meski begitu, kedua penyerang tersebut bisa tampil secara bersamaan. Tim pelatih pernah mencoba keduanya tampil sebagai duet penyerang tengah. Atau Dalberto bermain di posisi winger dan Joel di striker. ”Kedua penyerang kami tidak hanya saling berkompetisi. Mereka bisa saling support,” tambah dia.
Di tempat terpisah, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, keberadaan dua penyerang asing dinilai krusial dalam mengarungi kompetisi putaran kedua. Itu karena, Singo Edan perlu memiliki banyak opsi mencetak gol. Menurutnya, persaingan antar klub BRI Super League akan semakin ketat ke depannya.
”Dua penyerang asing merupakan komposisi yang ideal. Karena itu kami mendatangkan Joel untuk meningkatkan produktivitas gol,” ujar dia. Menurutnya, bukan sebuah masalah saat antar pemain saling menunjukkan performa terbaik.
Dia mencontohkan, duet Charles Lokolingoy dan Dalberto musim lalu. Keduanya mampu tampil produktif meski harus berkompetisi satu sama lain. Harapannya, hal serupa bisa terulang kepada Joel dan Dalberto musim ini. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian