MALANG KOTA- Singo Edan tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik saat menghadapi Persija Jakarta, Minggu mendatang (8/2). Satu pemain yang dipastikan absen adalah Rio Fahmi. Amunisi anyar tim itu hanya bisa jadi menonton akibat mendapatkan sanksi kartu kuning.
Pesepak bola berusia 24 tahun itu mengantongi tiga kartu kuning saat berseragam Macan Kemayoran. Dia mendapat kartu kuning saat melawan Malut United, Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang. Sementara kartu kuning keempatnya didapatkan saat menjalani laga debut berkostum Arema FC menghadapi Persijap Jepara.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos tidak memungkiri kondisi tersebut jadi hal yang tidak menyenangkan untuk tim. Itu menyusul, Rio tengah menunjukkan performa yang positif bersama Singo Edan. Mampu memberikan kontribusi besar di pos fullback kanan.
”Kemampuan bertahan dan menyerang Rio sama baiknya. Kami tentu kehilangan (kontribusinya) saat dia harus absen,” ujar dia. Menurut pelatih asal Brasil itu, kehadiran Rio di tim bisa menambah variasi serangan Singo Edan. Itu karena, pergerakannya dengan Gabriel Silva mulai padu di sisi kanan.
Rio juga punya kemampuan memberikan umpan panjang. Itu bisa membantu pemain depan untuk mengancam gawang lawan. Dalam laga melawan Persijap, Rio sempat memberikan umpan yang bagus kepada Joel Vinicius.
Meski begitu, Marcos memastikan tim sudah mempersiapkan skema antisipasi saat bermain tanpa bek kanan itu. Tim pelatih Singo Edan akan mempersiapkan Bayu Setiawan dan Rifad Marasabessy untuk mengisi pos tersebut. Keduanya diyakini bisa memberikan kontribusi yang positif.
Saat ini, Bayu dan Rifad sedang dalam kondisi yang bugar. Keduanya akan bersiap dengan maksimal sebelum melawan Persija. Saat tidak mengalami masalah, satu di antara mereka akan bermain.
”Saya yakin mereka berdua bisa tampil bagus di laga mendatang,” katanya. Soal keputusan siapa yang akan turun menghadapi Persija, Marcos menyebut masih terlalu dini menentukan pemain itu. Dia perlu melihat performa mereka sampai Jumat mendatang (6/2). (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian