JAKARTA – Sejak Januari lalu, Arema FC belum pernah merasakan kemenangan saat melakoni laga away. Dari dua pertandingan terakhir, Adi Satryo dkk selalu mengakhiri laga dengan kekalahan. Misi memutus hasil negatif itu semakin alot ketika berjumpa Persija Jakarta di Gelora Bung Karno, nanti malam (8/2).
Tim berjuluk Macan Kemayoran memiliki catatan impresif saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Dari sembilan laga kandang yang dijalani musim ini, Persija belum pernah merasakan kekalahan. Sudah mencatatkan tujuh kemenangan dan dua hasil seri.
Belum lagi, para penggawa Persija sedang dalam mood bagus. Mereka mampu menorehkan dua kemenangan beruntun di laga terakhir. Bukan tidak mungkin, mereka akan melanjutkan rekor tersebut untuk ketiga kali.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos tidak menampik laga nanti akan berjalan sulit. Timnya harus menghadapi berbagai rekor superior dari tim tuan rumah. “Mereka (Persija) tim yang kuat dengan komposisi skuad yang mumpuni,” katanya.
Namun kondisi tersebut tidak membuat semangat Arema FC luntur. Marcos menegaskan, kemenangan tetap menjadi harga mati bagi timnya. Mereka ingin kembali merasakan sensasi mencuri tiga poin saat bertamu ke markas lawan.
Menurutnya, terdapat celah yang bisa dimanfaatkan timnya saat menghadapi Persija. Nakhoda berusia 46 tahun itu akan mengandalkan permainan dominan. Skema tersebut diyakini dapat meningkatkan peluang dan kesempatan mencetak angka.
Selain aspek tactical, Marcos juga akan mengandalkan eks penggawa Persija Jakarta, Gustavo Franca untuk membongkar pertahanan tuan rumah. Marcos juga ketambahan stopper asing, Walisson Maia yang bisa turun sejak menit awal. “Peran Maia akan sangat membantu tim mendapatkan hasil terbaik di laga melawan Persija,” tambah dia.
Dengan persiapan matang, Marcos optimistis Arema FC bisa meraih tiga poin di markas Persija. Kemenangan itu tidak hanya penting untuk mengembalikan mentalitas away, namun juga mendongkrak posisi Singo Edan di papan klasemen. Sebab, saat ini mereka terlempar dari urutan 10 besar dengan koleksi 24 poin.
Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Persija Jakarta Mauricio Souza menyampaikan bahwa timnya telah memanfaatkan waktu sepekan untuk mengembalikan kondisi fisik pemain. Sekaligus mengulas kekuatan tim tamu yang akan mereka hadapi nanti malam. “Kami sudah mempelajari cara bermain Arema FC. Saya melihat antusiasme pemain luar biasa,” terangnya.
Meski timnya berhasil menang atas Arema FC pada pertemuan pertama, Mauricio menilai Singo Edan tetap tim berbahaya. Apalagi Singo Edan baru saja mendapat tambahan kekuatan dari berbagai sektor, termasuk Rio Fahmi, Hansamu Yama, dan Gustavo Franca yang pernah berseragam Macan Kemayoran.
Meski tanpa Allano dan Jordi Amat yang terkena akumulasi kartu, Mauricio yakin bisa tampil sama baiknya. Sejumlah pemain sudah disiapkan untuk mengisi kekosongan tersebut dan diharapkan bisa membantu Persija kembali meraih kemenangan kandang untuk kedelapan kali.(zan/dan)
Disunting kembali oleh: Satya Eka Pangestu
Editor : Aditya Novrian