Panggung Para Pemain Brasil Bereuni
JAKARTA- Laga Arema FC melawan Persija Jakarta kemarin malam menyuguhkan kisah-kisah persahabatan. Pertama, Aremania dengan The Jakmania menjadikan laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu memperkuat hubungan persaudaraan. Sedangkan beberapa pemain asing di masing-masing klub selepas pertandingan bereuni.
Sebelum bergabung dengan Arema FC atau Persija, ternyata mereka sudah saling kenal. Beberapa pernah satu klub saat masih berkarier di kompetisi Negeri Samba. Salah satunya, Thales Lira dengan center back anyar Singo Edan Walisson Maia.
Walisson bercerita kepada Jawa Pos Radar Malang, sebelum gabung Arema FC sempat berkomunikasi dengan Thales Lira. Dia menggali informasi terkait Malang dan bagaimana Singo Edan dari bek Persija itu.
Baca Juga: Bek Anyar Arema FC Walisson Maia Rasakan Debut Manis bersama Singo Edan
”Kami banyak berdiskusi tentang Arema FC, baik itu terkait tim tersebut dan lingkungan (kehidupan di Malang),” katanya. Dari percakapan tersebut, dia mendapatkan gambaran terkait Arema FC merupakan salah satu klub besar di Indonesia. Dia juga mengetahui Singo Edan klub yang mempunyai basis suporter besar di Indonesia.
Selain itu, dia juga memperoleh informasi kalau Arema FC memiliki banyak pemain dari Brasil. Seperti Dalberto Luan Belo, Gabriel Silva dan Valdeci Moreira. Dirinya juga bereuni dengan Marcos Santos. Sebelumnya mereka berdua satu tim di akademi Coritiba FC.
Berangkat dari itu, dia merasa senang bisa langsung melawan Thales dan beberapa pemain Brasil di sana. Walisson mengetahui penggawa asing asal Negeri Samba yang bermain dengan Macan Kemayoran. Mulai Gustavo Almeida, Van Basty, sampai Jean Mota.
Beberapa bulan yang lalu Walisson bermain dengan Jean Mota. Keduanya jadi satu tim di Vila Nova FC. Klub yang berlaga di Seri B Brasil. ”Bertemu dengan orang yang kita dikenal di luar Brasil jadi hal yang menyenangkan. Apalagi bisa saling berhadapan (di pertandingan),” katanya.
Sama dengan Walisson, Gustavo Franca juga masih menjaga hubungan baik dengan pemain asing Persija. Meski saat ini berbeda kostum, persahabatan tetap dijaga. ”Kami masih terhubung dan saling mendukung. Meski di pertandingan saling mengalahkan,” paparnya.
Sebagai informasi, Franca bermain untuk Persija pada putaran pertama. Selama berkostum Macan Kemayoran, dia bermain 13 pertandingan. Dalam waktu itu mencetak satu gol dan 2 assist.
Sedangkan Gustavo Almeida menjabarkan, masih menjalin komunikasi baik dengan penggawa Singo Edan. Tapi, dia profesional ingin membawa Persija merasakan kemenangan. ”Kami masih terhubung dengan baik,” kata dia. (zan/gp)
Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari
Editor : Aditya Novrian