Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gabriel Silva Bantah Lakukan Selebrasi untuk Provokasi

Galih R Prasetyo • Rabu, 11 Februari 2026 | 10:30 WIB
SELALU RESPECT: Gabriel Silva (tengah) melakukan selebrasi setelah berhasil membobol gawang Persija Jakarta dalam laga BRI Super League, 8 Februari lalu.
SELALU RESPECT: Gabriel Silva (tengah) melakukan selebrasi setelah berhasil membobol gawang Persija Jakarta dalam laga BRI Super League, 8 Februari lalu.

MALANG KOTA - Winger Arema FC Gabriel Silva buka suara soal perayaan gol menghadapi Persija Jakarta. Pesepak bola asal Brasil itu memastikan apa yang dilakukan seusai membobol gawang Macan Kemayoran bukan untuk memprovokasi. Dia merayakan gol dengan menirukan gaya pemain idolanya.

Sebagai informasi, Gabriel mencatatkan gol keduanya pada menit 90+11. Saat itu, dia merayakan brace perdananya di BRI Super League dengan menjulurkan lidah dan kedua telapak tangannya di tempelkan di sisi kuping. Aksi tersebut sempat menuai protes Pelatih Kepala Persija Jakarta Mauricio Souza seusai laga.

Mantan juru taktik Madura United merasa Gabi-sapaan akrab-Gabriel Silva-melakukan selebrasi berlebihan. Tidak respect dengan klub lawan.

”Saya pastikan tidak ada niatan untuk melakukan penghinaan terhadap penggemar, tim maupun staf pelatih (Persija Jakarta). Selebrasi yang saya lakukan sebenarnya terjadi secara spontan dan terinspirasi dari pemain idola saya, Neymar Jr,” katanya. Menurutya, selebrasi itu juga menunjukkan perayaan bersama dengan rekan-rekannya di tim. Baginya, malam itu sangat spesial untuk Arema FC.

Pria yang akrab disapa Gabi itu menegaskan, gestur tersebut tidak ditujukan kepada sosok atau pihak tertentu. Pemain bernomor punggung 7 itu memastikan selalu bertanding dengan menjunjung tinggi sikap saling menghormati. Baik kepada rekan setim maupun lawan yang dihadapi.

”Jika ada pihak yang merasa tersinggung, saya menyampaikan (permohonan maaf) bentuk penghormatan. Tidak ada niat negatif dari tindakan saya saat itu,” tambahnya. Kejadian tersebut memberinya pelajaran untuk tetap rendah hati. Setelah ini, Gabi akan fokus untuk mempersiapkan laga berikutnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos membela tindakan Gabi atas selebrasi melawan Persija. Menurutnya, aksi tersebut cukup lumrah karena bermain sangat baik di laga lawan Persija. ”Respons (Mauricio Souza) yang menekan Gabi pada akhir laga seharusnya tidak perlu. Dia mungkin terbawa suasana laga,” tandasnya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #gabriel silva #Kota Malang #Singo Edan