ATMOSFER kompetitif di ajang Nation Cup 2026 tidak membuat Unggul FC Malang melupakan Azfar Burhan. Penghormatan khusus diberikan elemen tim saat latihan resmi dan berlaga di GOR Ahmad Yani, Pontianak, kemarin. Andres Josue Teran cs, tim pelatih serta manajemen klub meluangkan waktu satu menit mengheningkan cipta untuk almarhum sebelum berlaga dan berlatih.
Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono mengungkapkan, penghormatan itu dilakukan dengan cara sederhana namun bermakna. Saat official training, sebuah kursi pemain di tepi lapangan dibiarkan kosong dengan jersey bernomor punggung 2 berada di atasnya. Nomor tersebut merupakan milik Azfar selama memperkuat Unggul FC.
”Kami ingin memberikan penghormatan khusus kepada mendiang Azfar saat berada di Nation Cup,” katanya. Usa menjelaskan, simbol itu menjelaskan kalau almarhum tetap menjadi bagian dari Unggul FC di mana pun tim berlaga. Cara tersebut juga sebagai pengingat kepada pemain untuk meneruskan semangat dan perjuangannya.
Menurutnya, penghormatan tersebut mendapat sambutan hangat dari para pemain dan staf pelatih Unggul FC. Kehadiran jersey bernomor 2 itu membuat mereka merasa Azfar masih melihat elemen tim di tepi lapangan. Kenangan itu sekaligus menjadi energi tambahan untuk berjuang di ajang Nation Cup 2026.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Federasi Futsal Indonesia (FFI). Itu menyusul, memberikan waktu khusus untuk penonton untuk mengheningkan cipta.
Berdasar pantauan wartawan koran ini, seluruh pertandingan yang digelar menyediakan one minute silence sebelum laga dimulai. Termasuk saat Unggul FC menghadapi Pangsuma FC. ”Ini menunjukkan bahwa bukan hanya Unggul FC yang merasa kehilangan, tetapi juga seluruh publik futsal Indonesia,” tambahnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho