KABUPATEN –Duet Hansamu Yama dan Walisson Maia tersedia saat Arema FC menghadapi Semen Padang Minggu nanti (15/2). Kedua pemain tersebut pulih dari problem kaki. Satu indikasinya, kembali berlatih bersama elemen tim sejak Kamis lalu (12/2).
Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan mengungkapkan, kondisi keduanya saat menghadapi Persija Jakarta saat itu kurang bagus. Hansamu harus ditarik terlebih dahulu akibat alami luka setelah berebut bola dengan pemain Macan Kemayoran. Akibat itu, tim pelatih harus menarik keluar bek berusia 31 tahun itu.
”Tadi pagi (kemarin) Hansamu sudah kembali berlatih di lapangan dan bisa beraktivitas normal,” ujar dia. Menurutnya, tidak ada keluhan yang dirasakan sang pemain seusai menempa diri dengan tim. Baginya, itu jadi hal yang positif.
Sementara itu, Reta menyebut Maia memang sengaja tidak diberikan menit bermain sampai akhir laga saat lawan Persija Jakarta. Itu akibat faktor kebugaran. Saat itu, center back asal Brasil tersebut mengalami kram pada awal babak kedua.
Kondisi itu membuat Maia mendapatkan waktu istirahat selama dua hari setelah laga. Baru kemudian berlatih lagi kemarin. Berdasar perkembangan kondisi pemain itu, Reta memastikan dua pemain Singo Edan tersebut bisa turun di pertandingan akhir pekan nanti.
”Mereka punya kesempatan berlaga,” kata dia. Tinggal, bagaimana tim pelatih memutuskan sebelum pertandingan. Apakah memilih duet Yama dan Maia atau tidak.
Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos bersyukur Hansamu dan Maia hanya mengalami problem ringan. Baginya, kedua pemain itu menunjukkan penampilan yang bagus saat berduet. ”Tim membutuhkan mereka untuk melanjutkan trend positif di pertandingan selanjutnya (melawan Seman Padang),” kata dia.
Selain itu, kehadiran keduanya sangat krusial saat menghadapi Semen Padang FC. Itu karena, stok bek tengah di dalam skuad Singo Edan menipis seiring kondisi Julian yang masih diragukan tampil. Selain Hansamu dan Maia, hanya Anwar Rifai yang berposisi sebagai stopper murni. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho