KABUPATEN - Status Semen Padang yang berkutat di zona degradasi tidak boleh membuat Arema FC terlena. Kesebelasan berjuluk Kabau Sirah itu menunjukkan grafik menanjak pada awal putaran kedua musim 2025/2026. Mereka belum pernah merasakan kekalahan dalam tiga laga terakhir
Semen Padang meraih dua hasil seri atas Bali United dan PSM Makassar. Sementara pada laga terakhir sebelum melawan Arema FC, mampu mengandaskan perlawanan Persita di hadapan pendukung sendiri. Capaian tersebut semakin gemilang dengan mampu mencatatkan dua clean sheet secara beruntun.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjelaskan, torehan tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata. Itu karena, tim yang punya tren positif berpeluang menunjukkan permainan lebih solid dan berbahaya. ” Motivasi mereka untuk keluar dari zona merah sangat tinggi, jadi kami harus menaruh perhatian lebih kepada Semen Padang,” ungkap juru taktik asal Brasil itu.
Nakhoda berkebangsaan Brasil itu melihat, permainan tim Kabau Sirah sangat berbahaya saat situasi counterattack. Mereka mengandalkan permainan yang salah satunya memanfaatkan kecepatan para pemain sayap. Dia mencontohkan keberhasilan anak asuh Dejan Antonic meraih kemenangan saat menghadapi Persita.
Kabau Sirah mempunyai pemain sayap yang punya kecepatan. Mereka adalah Kasim Bontan, Firman Juliansyah, Maicon De Souza, dan Armando Oropa.
Perhatian lain Marcos tertuju kepada performa lini pertahanan Semen Padang. Kehadiran sejumlah pemain anyar membuat Semen Padang mampu bertahan dengan lebih solid. Saat tidak diantisipasi berpotensi jadi sandungan untuk membuat gol.
Menurutnya, saat tidak mampu membobol gawang lawan bisa membuat tim kesulitan meraih tiga poin.
Kemenangan melawan Persija tercipta setelah Gabriel Silva mencetak gol. Sedangkan kekalahan dalam laga melawan Dewa United bermula dari keran gol tim mampet.
” Kami harus mampu mengambil keuntungan (cetak gol) dalam situasi menyerang,” katanya. Dalam laga melawan Semen Padang nanti, dia punya banyak komposisi lini serang. Mulai dari bisa memainkan duet Dalberto dan Joel Vinicius. Atau memainkan trio ujung tombak Gabriel Silva, Dalberto Luan Belo, dan Valdeci Moreira.
Di tempat terpisah, Center Back Singo Edan Walisson Maia percaya tim bisa meraih kemenangan. Menurutnya, tim sedang dalam kondisi yang bagus setelah menang lawan Persija. Tiga poin dari Jakarta meningkatkan motivasi elemen tim.
” Saya rasa, tim juga melakukan persiapan yang bagus (sebelum melawan Semen Padang,” katanya. Dia merasa kehadiran Aremania akan menambah semangat tim. (zan/gp)
Disunting kembali oleh: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Aditya Novrian