RADAR MALANG - Nyaris tak ada kejutan dala lanjutan babak playoff Liga Champion UEFA dini hari tadi (18/2). Semua tim unggulan berhasil memenangkan pertandingan. Mulai dari Real Madrid yang sukses mengalahkan tim tuan rumah, Benfica 0-1. Dortmund yang melumat Atalanta 2-0. Hingga derby Prancis antara AS Monaco dan PSG yang dimenangkan Les Parisiens dengan skor tipis 2-3.
Satu-satunya kejutan datang dari Turki. Di Negeri Dua Benua ini, Galatasaray menghajar habis raksasa Italia, Juventus.
Sejatinya, Juventus jauh lebih diunggulkan mengingat faktor kualitas pemain dan sejarah mereka. Namun, bertandang ke Ali Sami Yen Sport Arena, kandang Galatasaray, si Nyonya Tua benar-benar dibuat tak berkutik.
Juventus diberondong dengan 5 gol dari Sara 15', Noa Lang 49' dan 74', Davinson Sanchez 60', serta Boey di menit 86.
Juventus hanya bisa membalas melalui Koopmeiners pada menit 16 dan 32.
Peluang Juventus sebenarnya belum tertutup mengingat babak playoff ini masih akan menggelar leg kedua. Hanya saja, sulit mengharapkan Kenan Yildiz dkk bakal melesakkan banyak gol di kandang mengingat kapasitas sejumlah penyerang mereka saat ini yang masih di bawah form.
Dalam pertandingan ini, Juventus bahkan tidak menempatkan satu pun penyerang murni. Melainkan mendorong Weston McKennie sebagai false nine di depan.
Padahal ada Lois Openda yang sejatinya lebih natural sebagai striker. Openda sendiri baru masuk di akhir babak kedua dan tak memberikan dampak signifikan.
Jose Mourinho Kena Kartu Merah
Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid menyajikan drama yang tak kalah seru. Meski Madrid unggul 0-1 sejak menit 50 melalui gol Vinicius Jr, namun Benfica tak mau menyerah begitu saja.
Kendati terus ditekan, Benfica yang memainkan skema serangan balik, justru kerap memberikan kejutan dengan kombinasi berbahaya di lini pertahanan Real Madrid. Mengandalkan umpan lambung dan kecepatan pemain seperti Gianluca Prestianni, skuad As Aguias sering membuat Antonio Rudiger dkk keteteran.
Tak heran, pemain bertahan Madrid justru acap kali melancarkan tekel-tekel keras. Tensi yang terus memanas jelang akhir pertandingan itu membuat Jose Mourinho, pelatih Benfica terpancing.
Dia tak terima dengan keputusan wasit yang tak memberikan kartu atas pelanggaran yang dilakukan pemain Madrid
Eks pelatih Chelsea dan Madrid ini pun bereaksi terlalu keras, baik kepada asisten wasit maupun wasit utama yang mendekat kepadanya. Akibatnya, pelatih asal Portugal ini pun mendapat kartu merah dan diusir keluar lapangan.
Dengan kekalahan dan kartu merah ini, beban Benfica untuk lolos pun semakin berat. Mereka harus melawat ke kandang El Real, Santiago Bernabeu pada leg kedua 26 Februari mendatang. (rm)
Editor : A. Nugroho