Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Menolak Mengulangi Cerita Minor Musim Lalu

Galih R Prasetyo • Rabu, 25 Februari 2026 | 09:30 WIB

INGIN CURI POIN: Dalberto Luan Belo (kanan) melakukan duel udara melawan Center Back Borneo FC Christophe Nduwarugira dalam laga BRI Super League putaran pertama di Stadion Kanjuruhan.
INGIN CURI POIN: Dalberto Luan Belo (kanan) melakukan duel udara melawan Center Back Borneo FC Christophe Nduwarugira dalam laga BRI Super League putaran pertama di Stadion Kanjuruhan.

KABUPATEN – Tantangan Johan Ahmat Farizi cs mengumpulkan poin untuk merangkak naik di klasemen bertambah. Melawan Borneo FC selalu berjalan tidak mudah untuk Arema FC. Dalam tiga musim terakhir, Singo Edan kalah empat kali dan sekali menang.

Musim lalu, Arema FC back to back tumbang saat melawan Pesut Etam. Kalah 0-2 saat bermain di kandang. Lalu, gagal meraih poin saat away ke Stadion Segiri, Samarinda, pada putaran kedua kompetisi. Saat itu, kalah dengan skor 1-3 

Peluang cerita minor musim lalu terulang cukup besar. Sebelumnya, Borneo FC mengalahkan Arema FC dengan skor 1-3 saat away ke Stadion Kanjuruhan pada putaran pertama. Dalam laga besok, klub identik kostum orange itu punya statistik tampil di kandang yang positif.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos tidak memungkiri, anak asuhnya akan melawan tim tangguh. Baginya, kekalahan Borneo FC melawan Dewa United pekan lalu tidak bisa jadi patokan. Anak asuhnya, perlu kerja keras dan tampil bagus untuk membawa pulang poin dari Samarinda.

”Kami harus memanfaatkan celah dari lawan dengan memainkan skema permainan yang lebih baik (pada laga besok),” ujar juru taktik asal Brasil itu. Seperti halnya Arema FC, dia merasa Borneo FC miliki skuad bagus. Berisi pemain yang mampu jadi pembeda.

Berangkat dari itu, anak asuhnya wajib fokus dan menjaga konsentrasi. Jangan sampai permainan kendur. Saat melawan Madura United, situasi itu membuat Arema FC gagal mempertahankan keunggulan.

Meski begitu, pelatih berusia 46 tahun itu memastikan elemen tim menolak untuk mengulangi cerita musim lalu. Arema FC datang ke Samarinda untuk dapat poin. Sekaligus revans laga putaran pertama BRI Super League.

”Kami menyiapkan rencana berbeda untuk mendapatkan apa yang kami inginkan,” paparnya. Dia melihat, permainan Madura United dengan Borneo FC berbeda. Alhasil, perlu menyiapkan antisipasi untuk menghadapi kejutan lawan. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #back to back #Kabupaten Malang #Singo Edan