Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bernardo Tavares Lupakan Nostalgia demi Tumbangkan Sang Mantan Tim

Aditya Novrian • Rabu, 25 Februari 2026 | 14:30 WIB

FOKUS PENUH: Bernardo Tavares (kanan) tampak sedang melatih para pemain untuk fokus memperoleh poin penuh saat berlaga. (Instagram @officialpersebaya)
FOKUS PENUH: Bernardo Tavares (kanan) tampak sedang melatih para pemain untuk fokus memperoleh poin penuh saat berlaga. (Instagram @officialpersebaya)

RADAR MALANG – Tim tuan rumah Persebaya Surabaya dijadwalkan akan menjamu PSM Makassar pada pekan ke-23 gelaran BRI Super League 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2) malam. Pertandingan ini adalah penentu Persebaya Surabaya yang berupaya untuk bangkit mengoleksi poin dan memutus rantai kekalahan dalam 2 laga kemarin.

Di tengah jadwal Persebaya yang sangat padat, gelandang serang asal Meksiko, Fransisco Rivera bertekad untung mengakhiri tren negatif yang tengah membayangi Bajul Ijo.

Pada 2 laga sebelumnya, Persebaya harus menelan kekalahan pahit saat tumbang melawan Bhayangkara FC dan kalah saat di kandang Persijap Jepara.

"Kami sadar dua hasil terakhir tidak sesuai harapan. Itu jelas mengecewakan, baik untuk kami maupun untuk Bonek dan Bonita. Besok adalah kesempatan untuk membayar kepercayaan dan dukungan mereka dengan kemenangan," kata Rivera pada konferensi pers jelang laga Selasa kemarin (24/2) yang dilansir dari laman resmi Persebaya.

Rivera mengungkapkan bahwa kondisi fisik dan mental para pemain kini kembali dalam kondisi prima untuk meraih poin penuh dalam laga nanti.

“Kami sudah bangkit, fokus kembali, dan datang dengan tekad kuat untuk mengamankan tiga poin," pungkasnya.

Ambisi kuat untuk meraih poin penuh juga datang dari pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

“Sekarang saya profesional. Saya di Persebaya. Saat pertandingan dimulai, saya akan profesional 200 persen dan mencoba melakukan yang terbaik untuk tim kami,” ujarnya.

PSM Makassar adalah tim berkualitas yang tidak bisa dianggap remeh oleh sang Bajul Ijo. Bagi Tavares, laga ini terasa spesial karena PSM adalah klub yang pernah ia asuh dulu selama 3,5 tahun.

Konsistensi latihan mereka lebih panjang satu hari dibandingkan Persebaya. Laga antara Bajul Ijo dan Juku Eja diperkirakan akan berjalan sengit.

Taktik antara kedua pelatih yang sudah disiapkan untuk anak asuhnya akan menjadi kejutan bagi kedua tim saat berlaga nanti.

Penulis: Xeon Rhao Loudra Widadi

Editor : Aditya Novrian
#BRI Super League #Liga Super #Juku Eja #psm makassar #Bajul Ijo #Persebaya #liga 1 #sepak bola