Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelatih Arema FC Marcos Santos Beberkan Penyebab Kekalahan dari Borneo FC, Intensitas Jadi Masalah

Aditya Novrian • Jumat, 27 Februari 2026 | 00:20 WIB

Penyerang Arema FC Dalberto Luan Belo berebut bola dengan pemain Borneo FC dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-23 di Stadion Segiri, Kamis (26/2). (MO Arema FC)
Penyerang Arema FC Dalberto Luan Belo berebut bola dengan pemain Borneo FC dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-23 di Stadion Segiri, Kamis (26/2). (MO Arema FC)

SAMARINDA – Kekalahan 3-1 dari Borneo FC Samarinda membuat pelatih Arema FC Marcos Vinicius Santos Goncalves angkat bicara. Dia menilai tingginya intensitas permainan tuan rumah menjadi faktor utama timnya kebobolan tiga gol pada babak pertama, Kamis (26/2).

Dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan, Marcos mengakui anak asuhnya gagal mengembangkan permainan pada awal laga. Menurut dia, selama 27 menit pertama, permainan tim selalu tersendat di lini tengah.

“Intensitas tinggi dari pemain Borneo FC membuat kami tidak bisa melakukan banyak hal,” ujarnya.

Marcos menjelaskan, tim berjuluk Pesut Etam tampil dengan mobilitas dan pressing yang agresif. Situasi itu membuat opsi umpan pemain Singo Edan menjadi terbatas dan kerap berujung kesalahan individu.

Beberapa kali bola berhasil direbut cepat oleh pemain tuan rumah. Dari situ, Borneo FC langsung melancarkan serangan ke sepertiga akhir yang berbuah gol pada babak pertama.

Meski demikian, Marcos melihat respons positif timnya selepas jeda. Permainan Arema FC mulai lebih tenang dan mengalir. Mereka bahkan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya, termasuk gol yang dicetak Dalberto Luan Belo.

“Ini pertandingan yang sulit. Saya akui Borneo bermain lebih baik daripada kami, khususnya di babak pertama,” tegasnya.

Setelah hasil ini, Marcos memastikan timnya segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Arema FC dijadwalkan menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan pada 6 Maret mendatang. Singo Edan dituntut segera bangkit agar tidak terus kehilangan poin di papan klasemen. (zan/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #BRI Super League