RADAR MALANG - Tak banyak klub yang bisa membalikkan keadaan (remontada) saat berlaga di level tertinggi seperti Liga Eropa. Usai kalah tipis 0-1 pada pertemuan pertama saat menjamu Red Star Belgrade (20/2}, kali ini giliran LOSC Lille yang tampil superior di kandang klub asal Serbia tersebut.
Pada pertandingan dini hari tadi (27/2), Lille mampu menuntaskan pertandingan dengan skor 1-2 usai melewati babak perpanjangan waktu (extra time).
Perpanjangan itu diberikan karena dalam 2x45 menit leg kedua ini, Red Star dan Lille bermain 0-1 atau dengan kata lain menghasilkan agregat yang sama kuat.
Calvin Verdonk, full back andalan Timnas Indonesia ikut mengantarkan kelolosan Lille ini. Pemain 28 tahun yang memiliki darah Aceh dari sang ayah ini membawa Les Dogues lolos usai bermain 15 menit menggantikan Romain Perraud, pesaingnya di posisi bek kiri.
Pada pertandingan sebelumnya, saat Lille menang melawan Angers (22/2) di Ligue 1, Verdonk tampil cukup menjanjikan sebagai starter dan bermain 84 menit.
Secara keseluruhan, LOSC Lille tampil cukup menggigit pada Europa League yang merupakan kasta kedua tertinggi sepak bola Benua Biru ini. Meski bermain di Stadion Ratko Mitic, kandang Red Star, Olivier Giroud dkk mampu menyajikan intensitas serangan tinggi.
Giroud bahkan sudah mencetak gol di menit-menit awal permainan. Mendapat umpan silang dari Benjamin Andre, eks pemain Arsenal dan Chelsea ini menyundul bola dengan kencang yang merobek gawang Red Star. Unggul, Lille tampil lebih tenang dan mampu menguasai permainan.
Meski Red Star terus melancarkan serangan, tak ada gol yang tercipta. Hasilnya, wasit akhirnya melanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di babak ini, mental juara Lille terlihat. Memasuki mmenit 99, Nathan Ngoy tampil sebagai protagonis.
Pemain muda asal Belgia itu mencocor umpan pendek Corriea. Tendangannya menghujam gawang Red Star dan langsung meruntuhkan moral mereka. Keunggulan 1-2 bertahan hingga akhir babak perpanjangan waktu.
Dengan hasil ini, LOSC Lille yang berada di papan atas Ligue 1 dengan menghuni peringkat 5 klasemen, lolos ke babak selanjutnya.
Calvin Verdonk, sang pemain Timnas Indonesia pun bisa terus merasakan persaingan di level tertinggi Eropa. (rm)
Editor : A. Nugroho