MALANG KOTA – Kran gol Top skor Arema FC Dalberto Luan Belo terus mengalir. Setelah akhiri puasa gol dalam laga melawan Madura United, Kamis lalu (26/2) dia membobol gawang Borneo FC Samarinda. Itu jadi gol beruntun Dalberto dalam dua laga Arema FC setelah tiga bulan.
Sebelumnya, eks penggawa Madura United itu mencetak dua gol beruntun pada bulan November 2025 lalu. Saat itu, dia membobol gawang Borneo FC pada pekan ke-11 kompetisi. Sedangkan pekan ke-12 mencetak gol saat melawan Semen Padang.
Sampai BRI Super League pekan ke-23, pemain bernomor punggung 94 itu tercatat sudah tiga kali cetak gol dalam dua laga beruntun. Sebelum laga-laga tadi, dia sempat membobol gawang PSBS Biak pada pekan ke-1, lalu berlanjut saat pekan ke-2 melawan PSIM Jogjakarta. Capaian itu membuatnya jadi penyerang Arema FC paling produktif saat ini.
Baca Juga: Penyerang Arema FC Joel Vinicius Selalu Respect dengan Mantan Klub
Dalberto mengatakan, capaian itu tidak datang secara kebetulan. Ada kerja keras yang dilakukannya dan penggawa Singo Edan lain. ”Setiap laga yang kami hadapi selalu berjalan dengan sulit. Saya berusaha sebaik mungkin untuk menjaga penampilan terbaik setiap laganya,” kata pemain berusia 31 tahun itu.
Dia menjelaskan, golnya ke gawang tim berjuluk Pesut Etam itu lahir dari skema latihan yang sudah dipersiapkan. Menurutnya, tim pelatih selalu memberikan perhatian kepada finishing tim sebelum berlaga. Karena itu, dirinya mampu memanfaatkan kemampuan individu tim dalam mencetak gol lewat sundulan.
Meski begitu, Dalberto enggan berpuas diri. Itu menyusul, satu golnya masih belum cukup untuk mengubah keadaan dalam pertandingan. Arema FC harus takluk dari Borneo FC dengan skor 1-3. ”Kami harus segera bangkit dan bekerja keras agar hasil itu tidak terulang kembali di laga selanjutnya,” tambah dia.
Eks penggawa Esporte Clube Juventude itu telah mencetak 12 gol. Jumlah itu membuatnya mendekati pencetak gol terbanyak kompetisi untuk sementara Maxwell Souza. Pemain Persija itu mencetak 13 gol.(zan/gp)
Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari
Editor : Aditya Novrian