Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tantangan yang Harus Dihadapi Pelatih Arema FC Marcos Santos Jelang Lawan Bali United

Galih R Prasetyo • Rabu, 4 Maret 2026 | 11:35 WIB

UBAH KOMPOSISI PEMAIN: Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos (kanan) berkomunikasi dengan Andre Caldas dalam sesi latihan tim beberapa waktu lalu.
UBAH KOMPOSISI PEMAIN: Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos (kanan) berkomunikasi dengan Andre Caldas dalam sesi latihan tim beberapa waktu lalu.

MALANG KOTA- Upaya bangkit Arema FC di pertandingan BRI Super League pekan ke-24 (6/3) hadapi jalan terjal. Singo Edan akan melawan Bali United tanpa dua pemain pilar. Matheus Blade akumulasi kartu kuning, Walisson Maia mengalami cedera.

Pelatih Kepala Arema FC bakal dituntut melakukan rotasi yang jeli dalam laga tersebut. Itu karena, dua pemain tersebut punya peran sentral di posisi masing-masing. Balde diandalkan di lini tengah, Maia jadi duet paling ideal untuk Hansamu Yama.

Mengacu statistik permainan dalam beberapa laga terakhir, duet Hansamu Yama dan Maia berhasil catat dua nirbobol. Bantu tim raih tujuh poin dalam empat laga. Pemain asal Brasil itu mencatat enam tekel, 16 intersepsi, dan sembilan sapuan, dan 100 umpan sukses.

Sedangkan Blade, jadi pemain dengan statistik bertahan tertinggi di antara pemain Arema FC lain. Dia mencatatkan 73 tekel, 64 intersepsi, 24 sapuan. Melakukan progresi bola dengan 670 umpan sukses.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, tim pelatih tengah mencari solusi terkait tantangan tersebut. Menurutnya, kehilangan dua pemain tersebut membuat tim harus mengutak-atik starting eleven Singo Edan.

”Kehilangan mereka pasti akan merugikan tim. Opsi pemain yang tersedia jadi semakin sedikit,” ungkap nakhoda berusia 46 tahun tersebut.

Perlu diketahui, Betinho Filho masih diragukan untuk tampil. Sebelumnya dia mengalami cedera akibat benturan. Center back murni yang dimiliki Arema FC menyisakan Anwar Rifai dan Hansamu Yama.

Kendati harus putar otak, Marcos memastikan Singo Edan tidak akan menyerah. Tim pelatih percaya, pemain yang tersedia bisa diandalkan. Julian Guevara dan Pablo Oliveira akan jadi opsi mengisi posisi Walisson Maia.

Nama terakhir itu, sempat dicoba bermain sebagai stopper saat lawan Borneo FC. Pablo bermain di posisi itu selama 28 menit. Sedangkan, Jayus Hariono, Samuel Balinsa, sampai Arkhan Fikri jadi pilihan mengisi pos gelandang bertahan.

”Selain tiga pemain tadi, kami juga masih memiliki Gustavo Franca. Pablo juga semakin siap bermain penuh,” kata pelatih asal Brasil itu. Marcos berencana akan mencoba skema dan komposisi pemain baru dalam dua hari ini, baru ambil keputusan. Dia percaya, siapa saja yang bermain akan memberikan terbaik. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #BRI Super League #Kota Malang #Singo Edan