PEMAIN Unggul FC Malang yang tinggal di mess memiliki tiga pilihan untuk memenuhi kebutuhan berbuka dan sahur. Mereka dapat menikmati makanan yang disediakan di kantin Unggul Sports Center atau membeli dari luar. Selain itu, pemain juga memiliki opsi memasak sendiri sesuai kebutuhan dan selera mereka.
Ikhsani Fajar memilih opsi ketiga. Pemain kerap disapa Sani itu mengatakan, memasak makanan sendiri memiliki banyak keuntungan. Seperti bisa mengatur berapa banyak kalori yang dikonsumsi. Dia juga dapat berkreasi dengan bahan-bahan yang tersedia.
”Kalau masak sendiri lebih terukur (kalorinya). Jadi saya bisa melihat berapa yang saya butuhkan setiap harinya,” kata mantan pemain Black Steel FC Papua itu. Selain itu, menu berbuka dan sahur yang dia santap tidak jauh berbeda dengan hari biasa. Pemain kerap disapa Sani itu memilih yang mengandung protein hewani, seperti olahan telur, daging. dan ayam.
Selain itu, dirinya juga dapat menambah kandungan karbohidrat dengan mengonsumsi roti gandum. Terkadang dirinya juga makan bersama salad sayur beserta buah segar. Dirinya mengaku jarang mengonsumsi nasi untuk menghindari potensi overweight.
Baginya penting untuk menjaga pola makan selama bulan Ramadan. Itu menyusul, Unggul FC Malang tetap menjalani latihan secara normal. Intensitas latihan juga tinga karena bagian dari persiapan Pro Futsal League putaran kedua
”Makanan bisa jadi penunjang performa. Sebagai atlet harus benar-benar diperhatikan,” kata pemain berposisi anchor tersebut. Menurutnya, setelah Nation Cup 20206, para pemain semakin termotivasi. Satu targetnya, menembus posisi empat besar. Supaya ke depan bisa tampil dalam babak final four PFL. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho