Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Optimisme Singo Edan Hentikan 4 Kemenangan Beruntun Bhayangkara FC

Bayu Mulya Putra • Selasa, 10 Maret 2026 | 09:20 WIB

DUEL PENTING: Moussa Sidibe (kiri) jadi salah satu penggawa Bhayangkara FC yang punya determinasi dan kecepatan tinggi. Arema FC bisa mengandalkan kreativitas Gustavo Franca untuk meredam agresivitas
DUEL PENTING: Moussa Sidibe (kiri) jadi salah satu penggawa Bhayangkara FC yang punya determinasi dan kecepatan tinggi. Arema FC bisa mengandalkan kreativitas Gustavo Franca untuk meredam agresivitas

BANDAR LAMPUNG - Meski kalah di laga sebelumnya, Arema FC tetap punya modal positif untuk menghadapi lawan selanjutnya.  Bhayangkara Presisi Lampung FC yang akan dihadapi nanti malam (10/3) punya rekor kurang apik saat bertemu Singo Edan.

Dalam tiga pertemuan terakhir, Arema FC belum pernah merasakan kekalahan. Mereka sudah mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Paro pertama musim ini, Singo Edan mampu mengungguli tim berjuluk The Guardians itu dengan skor 2-1.

Pada putaran pertama musim sebelumnya, Dedik Setiawan dkk juga unggul 2-0. Sementara hasil imbang 0-0 terjadi pada putaran kedua musim lalu. Meski punya catatan mentereng, Arema FC tetap harus waspada.

Itu karena Bhayangkara FC tengah berada dalam motivasi tinggi setelah meraih kemenangan beruntun dari empat laga terakhir. Mereka juga sudah mencatatkan 12 gol dari semua pertandingan tersebut. Kondisi tersebut dipahami betul oleh Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos.

Dia melihat, perubahan komposisi menjadikan Tim Bhayangkara FC tampil solid saat bermain di kandang maupun tandang. ”Kami harus mewaspadai perubahan skema mereka akibat tambahan pemain baru,” kata dia.

Berdasar pengamatannya, Bhayangkara FC masih menerapkan permainan dengan aspek fisikal yang tinggi. Mengandalkan duel-duel udara dan kecepatan untuk melakukan serangan balik. Namun, sejumlah pemain kreatif yang datang mengakibatkan serangan tim tersebut menjadi lebih berbahaya.

Dia tahu, situasi tersebut dapat menjadi keuntungan besar bagi mereka. Terlebih, timnya sudah kemasukan 12 gol dari tiga laga terakhir. Jika tidak segera berbenah, Singo Edan bisa saja merasakan kekalahan beruntun untuk ketiga kalinya.

Berangkat dari hal tersebut, pelatih berkebangsaan Brasil itu sudah menyiapkan skema bertahan yang ideal. Dengan melakukan penjagaan ketat kepada pemain-pemain tertentu. ”Kami juga perlu menyiapkan taktik untuk memutus serangan balik mereka dengan cepat,” tambah dia.

Beruntung, Arema FC bisa memainkan Matheus Blade yang kembali dari hukuman akumulasi kartu kuning. Keberadaannya bisa menjadi peran penting untuk menutup celah yang ditinggalkan gelandang lain. Harapannya, mampu mengurangi jumlah kebobolan yang selama ini menjadi problem besar.

Marcos mengatakan, tiga poin di laga nanti tidak hanya didapatkan dari adu taktik di lapangan saja. Melainkan juga mentalitas mereka saat turun selama 90 menit. Dirinya memastikan, semangat anak asuhnya tidak akan goyah meski harus bermain di hadapan pendukung tuan rumah. (zan/by)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #bhayangkara fc #bandar lampung #sepak bola