RADAR MALANG - Real Madrid masih membuktikan dirinya sebagai raja Liga Champions UEFA (UCL). Pada leg pertama babak 16 besar dini hari tadi (12/3), juara UCL 15 kali itu mampu mengalahkan tamunya, Manchester City dengan skor 3-0. Federico Valverde, sang gelandang berjuluk El Halcon alias sang Elang ini mencetak hattrick.
Erling Haaland hingga Rayan Cherki yang biasanya tampil apik di Liga Inggris tak mampu jadi penyelamat. Anak asuh Pep Guardiola itu seolah kalah kelas, pengalaman, dan mental.
Bertanding di hadapan puluhan ribu Madridista di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid bermain cukup taktis.
Meski tak terlalu sering menguasai bola, serangan balik mereka begitu tajam dan berbahaya.
Memakai formasi 4-3-3, Madrid tak menggunakan penyerang murni di lini depan mereka. Los Galacticos justru memasang trio cepat, Vinicius Jr, Arda Guler, dan Brahim Diaz yang banyak menyisir lebar lapangan.
Namun bukan ketiganya yang mampu membuka keran gol Real Madrid. Justru Valverde yang muncul sebagai protagonis.
Menerima umpan direct dari kiper asal Belgia, Thibaut Courtois di menit ke-20, gelandang asal Uruguay tersebut melakukan solo run, sedikit trik mengecoh Gianluigi Donnarumma, dan bang! Gol pertama tercipta. 1-0.
Tak perlu waktu lama, Valverde sukses kembali menggetarkan gawang City di menit 27. Kali ini Veve mencetak gol lewat kerja sama ciamik dengan Vinicius Jr. 2-0.
Jelang turun minum, tepatnya pada menit 43, Valverde kembali bikin gol dan mencetak hattrick pertamanya di Liga Champions usai menuntaskan umpan Brahim Diaz. 3-0.
Bermain dengan banyak pilar yang cedera, Madrid benar-benar bermain efektif. Di belakang, duet Rudiger dan Huijsen bermain tanpa kompromi.
Erling Haaland seolah terisolasi di garis pertahanan Madrid. Gelandang dan sayap City seperti Doku, Semenyo, hingga Savinho dibuat tak berkutik.
Alvaro Arbeloa seperti menemukan antitesa taktik Tiki-Taka yang biasanya jadi senjata Pep dan Man City.
Dengan kemenangan ini, Real Madrid memang belum dipastikan melenggang ke babak selanjutnya. Mereka masih harus melawat ke kandang City, pada leg kedua, 18 Maret mendatang
Namun walau masih punya peluang membalas, Man City juga bukan tanpa kendala. Masih bersaing dengan Arsenal memperebutkan gelar juara English Premier League (EPL), bertarung d Piala Liga dan FA, City harus pintar-pintar melakukan rotasi.
Dengan skuad yang cukup tipis, Marc Guehi dkk tak boleh terselip di laga sisa. Terutama menghadapi tim dengan kualitas seperti Real Madrid. (rm)
Editor : A. Nugroho