MALANG KOTA - Kemenangan masih menjadi hal yang sulit didapatkan Arema FC selama bulan Ramadan. Dari empat pertandingan yang telah dijalani musim ini, Hansamu Yama cs kalah tiga kali serta sekali bermain imbang. Torehan itu berbanding terbalik dengan hasil laga saat bulan suci musim lalu.
Dari tiga pertandingan saat bulan Ramadan pada Liga 1 musim 2024/2025, Singo Edan berhasil mendulang dua kemenangan. Enam poin tersebut diraih satu laga away menghadapi Persija Jakarta dan satu laga kandang melawan Barito Putera. Sementara kekalahan dirasakan saat menghadapi Malut United FC (selengkapnya baca grafis).
Hasil minor musim ini membuat posisi Singo Edan berada di papan bawah. Arema FC menempati posisi 11 dengan mengoleksi 31 poin. Berjarak 10 poin dengan tim peringkat lima Persita Tangerang.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menepis anggapan timnya mengalami penurunan performa akibat banyak pemain yang berpuasa. Menurutnya, masalah tersebut berasal dari situasi dalam pertandingan. ”Saya pikir ini murni problem mental dan tactical, bukan hal yang berkaitan di luar itu,” ungkap pelatih berusia 43 tahun tersebut.
Berdasar pengamatannya, banyak penggawa asing yang lebih banyak bermain di atas lapangan. Selain itu, pertandingan juga digelar saat pemain beragama muslim sudah berbuka puasa. Kondisi tersebut juga dialami 17 tim lain.
Menurutnya, permasalahan besar dalam tim adalah sulitnya menjaga konsistensi. Dia mengakui, dalam empat laga terakhir performa Arema FC naik dan turun. Kondisi tersebut turut berdampak pada hasil akhir laga, karena Singo Edan kerap kebobolan.
Marcos memahami kalau pemain beragama muslim harus melakukan aktivitas lebih berat karena menahan lapar dan haus. Namun, dirinya melihat kondisi tersebut tidak terlihat saat berlatih maupun pertandingan. Karena itu, dia memastikan kalau tren negatif yang dialami tim saat bulan Ramadan merupakan situasi di lapangan.
Dalam laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Arema FC juga harus bermain dengan skuad tidak komplet. Kehilangan dua pemain akibat kartu merah. Lalu, saat akhir laga dapat tambahan kartu merah.
Marcos percaya tim bisa segera mengakhiri problem tersebut. Dirinya sudah mempersiapkan latihan tambahan. ”Kami akan memperbaiki apa yang bisa dilakukan untuk tampil bagus dan meraih poin maksimal,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho