Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sebelum Penuhi Garuda Calling, Calvin Verdonk Bakal Tantang Juara 7 Kali Liga Inggris

A. Nugroho • Kamis, 12 Maret 2026 | 17:33 WIB

ULET: Calvin Verdonk yang jadi andalan  di lini pertahanan LOSC Lille akan berpeluang menghadapi Aston Villa, dini hari nanti (13/3).
ULET: Calvin Verdonk yang jadi andalan di lini pertahanan LOSC Lille akan berpeluang menghadapi Aston Villa, dini hari nanti (13/3).

RADAR MALANG - Duel seru bakal tersaji di Stadion Piere-Mauroy, Prancis, yang mempertemukan LOSC Lille dan Aston Villa, dini hari nanti (13/3). Pertandingan babak 16 besar Liga Eropa UEFA ini akan menjadi panggung pertunjukkan terakhir Calvin Verdonk sebelum memenuhi Garuda Calling dan bergabung dalam TC Timnas Indonesia.

Verdonk berkesempatan menunjukkan performanya di laga melawan juara 7 kali Liga Inggris ini.

Mengingat persaingan yang sangat ketat memperebutkan satu tempat di starting timnas, Verdonk mau tidak mau harus berjuang merebut satu tempat inti di pertandingan ini.

Apalagi Aston Villa yang berada di level top jelas akan menjadi lawan yang tangguh bagi skuad Les Dogues sehingga tim kepelatihan tak akan main-main menentukan pemainnya.

Bersaing Kompetitif

Menempati posisi bek kiri di Lille, pemain berdarah Aceh ini bersaing ketat dengan Romain Perraud.

Musim ini, Verdonk sudah bermain 18 laga. Masing-masing dalam 11 laga Ligue 1 dan 7 laga Liga Eropa.

Verdonk tampaknya punya kesempatan dan akan masuk dan bermain di laga ini. Hal ini mengingat Perraud sebelumnya sudah bermain penuh di laga Ligue 1 saat melawan Lorient akhir pekan lalu (8/3)

Apakah Verdonk bakal starter atau memulai dari bangku cadangan? Hal itu masih menunggu keputusan Bruno Genesio, pelatih Lille dan kondisi kebugaran pemain.

Jauh Lebih Defensif

Memainkan peran sebagai full back alih-alih wing back seperti saat di Timnas Indonesia, Verdonk bermain jauh lebih defensif. Dia jarang merangsek ke depan seperti kala memperkuat NEC Nijmegen di Eredivisie.

Di Lille, perannya jauh lebih bertahan. Dia justru kerap diinstruksikan mengisi lini tengah dalam strategi yang menggunakan inside full back.

Tak heran, dalam pemanggilannya kali ini ke Timnas Indonesia, Verdonk berada di kategori pemain tengah. Tampaknya, coach John Herdman ingin mengantisipasi absennya Thom Haye dan menempatkan sang pemain sebagai double pivot di lini tengah.

Peran ini sejatinya pernah ia mainkan di era coach Patrick Kluivert. Di mana, pemain 28 tahun ini menjadi breaker dan motor tim di lini paling krusial.

Timnas Indonesia sendiri akan berlaga di FIFA Series 2026 yang menempatkan Indonesia sebagai tuan rumah. Berlangsung pada 27-30 Maret mendatang, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan menjadi venue utama.

Indonesia akan berkesempatan menghadapi tim-tim seperti Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Salomon, dan Bulgaria.

Wakil Eropa Bulgaria dinggap lawan ideal jika Indonesia bisa mencapai babak final. (rm)

Editor : A. Nugroho
#lille #Timnas #indonesia #liga eropa #garuda calling #Verdonk #aston villa