RADAR MALANG - Balapan seru bakal tersaji di Shanghai International Circuit, besok (15/3). Hal ini karena meski meraih P1 dan P2 pada kualifikasi siang tadi (14/3), Mercedes masih terlibat 'drama' yang bisa saja terjadi saat balapan.
Drama itu melibatkan George Russell, pembalap utama mereka. Mengendarai Mercedes W-17, Russell sebenarnya tampil cukup cepat. Namun pembalap Inggris ini sempat mengalami sejumlah masalah pada mobilnya.
Makanya tak heran jika seusai kualifikasi, dia mengatakan P2 adalah hasil terbaik yang bisa diraihnya. "Posisi kedua lebih baik melihat masalah yang ada pada kualifikasi, bisa saja kami berada di P2," ujarnya.
Sejak Q1, mobil Russell memang sudah bermasalah. Catatan waktunya kalah tipis dari pembalap Ferrari, Charles Leclerc.
Tak hanya itu, saat melakukan flying lap pada Q2, mendadak sayap depannya patah. "Saya merasakannya," beber Russel.
Masalah lebih serius datang pada Q3, dimana girboks macet. Kondisi yang jelas mengganggu persiapannya mencatatkan waktu terbaik. Tim bekerja keras memperbaikinya.
Russell akhirnya bisa kembali turun ke lintasan. Tapi benar saja, meski berusaha cukup keras, dengan baterai yang tak maksimal, dia akhirnya harus berada di posisi dua.
Kimi Jadi yang Termuda
Rekan Russell, Kimi Antonelli yang jadi sorotan. Pembalap Italia yang sangat disukai Toto Wolff, Team Principal Mercedes ini sukses meraih pole position pertamanya di GP China.
Dengan capaian ini, Kimi yang berusia 19 tahun, 6 bulan, dan 17 hari sukses menjadi peraih pole termuda mengalahkan rekor legendaris Sebastian Vettel (21 tahun, 2 bulan, 11 hari) yang sudah bertahan selama 18 tahun.
Meski jadi yang tercepat, Kimi memilih merendah saat ditanya terkait capaiannya itu. "George mengalami masalah. Ceritanya bisa saja berbeda. Tapi saya sangat bahagia dengan raihan pole ini," tandasnya.
Scuderia Ferrari dengan Lewis Hamilton dan Leclerc masih menjadi ancaman. Apalagi melihat potensi masalah di mobil Mercedes. Meski tak signifikan, namun jika 'masalah' terjadi, balapan di China atau Grand Prix secara keseluruhan bakal lebih seru. (rm)
Editor : A. Nugroho