MALANG KOTA - Kembalinya Achmad Maulana ke tim berpotensi lebih cepat dari perkiraan awal. Fullback berusia 22 tahun itu direncanakan akan bergabung bersama skuad Singo Edan setelah hari raya Idul Fitri. Pemulihan setelah operasi yang dijalani pemain asal Bandung itu diklaim berhasil dituntaskan dengan baik.
Dokter Tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi mengungkapkan, progres selama pemulihan di Bandung berjalan dengan positif. Achmad mampu menjalankan program pemulihan setelah operasi dengan baik. Dia bantu Fisioterapis Persib Bandung Benidektus Adi Prianto. Tim medis Arema FC dan Benidektus juga sering berkomunikasi soal perkembangan Achmad sampai saat ini.
Baca Juga: Pelajaran yang Dipetik Arema FC setelah Kalah dari Bhayangkara Presisi Lampung FC
Berdasar informasi terbaru yang diperoleh Dokter Nanang, Achmad sudah menuntaskan program tersebut sejak awal Maret. Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk kembali ke Malang. ”Setelah hari raya Idul Fitri, dia akan gabung latihan dengan tim,” ungkap pria asal Magetan tersebut.
Keputusan tersebut diambil untuk mempercepat debut Achmad di lapangan. Itu karena, setelah menjalani pemulihan Anterior Cruciate Ligament (ACL), pemain asal Bandung tersebut perlu melakukan adaptasi lapangan. Dia memulai dari hal dasar.
Mulai mengasah sentuhan bola, berlari, sampai menendang bola. Secara psikis dia juga harus menyesuaikan diri dari rasa takut. Sebelumnya, pemain bernomor punggung 19 itu sudah enam bulan tidak pernah berlatih di lapangan.
Baca Juga: Pelatih dan Pemain Unggul FC Malang Rasakan Dampak dari Konflik Perang di Timur Tengah
Nanang menyebut, penyesuaian Achmad nantinya juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Seperti yang dialami Pablo Oliveira musim ini. Gelandang berusia 30 tahun itu harus menjalani adaptasi sekitar dua bulan. Kemungkinan baru bisa merasakan debut pada 26 Februari lalu.
”Dia masih perlu melakukan conditioning di lapangan untuk melihat kekuatan otot lututnya.” katanya. Apabila Achmad kembali sesuai jadwal yang diperkirakan, proses penyesuaian akan didampingi fisioterapis tim Reta Arroyan. Setelah dipastikan cukup kuat, baru diberikan lampu hijau berlatih bersama rekan-rekan yang lain. (zan/gp)
Disunting kembali oleh: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Galih R Prasetyo