MALANG – Unggul FC Malang menerapkan aturan tegas bagi pemain yang terlambat kembali mengikuti latihan usai libur Lebaran. Kebijakan denda diberlakukan untuk menjaga kesiapan tim menghadapi seri Banjarbaru pada 28–29 Maret mendatang.
Manajer tim Unggul FC Malang Usa Laksono mengatakan, keputusan tersebut diambil karena waktu persiapan terbilang singkat. Tim hanya mendapat libur lima hari, mulai 18 hingga 22 Maret, sebelum kembali menjalani latihan pada 23 Maret.
“Sudah disepakati bersama tim pelatih dan pemain, jika telat gabung latihan akan dikenakan denda,” ujarnya.
Baca Juga: Unggul FC Malang Persingkat Libur Lebaran Para Pemain, Faktor Ini Jadi Penyebabnya
Meski tidak merinci nominalnya, Usa memastikan jumlah denda cukup besar agar memberikan efek jera. Keterlambatan dinilai dapat mengganggu persiapan tim menjelang pertandingan.
Menurutnya, aturan serupa sebenarnya sudah diterapkan sejak Unggul FC berlaga di Pro Futsal League (PFL). Kebijakan itu dinilai efektif untuk menjaga profesionalisme pemain sekaligus memastikan kedisiplinan tim tetap terjaga.
Baca Juga: Dua Pemain Unggul FC Malang Dipanggil Hector Suoto untuk TC Timnas Futsal Indonesia
Selain itu, manajemen juga menegaskan bahwa dana hasil denda tidak digunakan untuk kepentingan klub. Seluruhnya akan disalurkan untuk kegiatan sosial, salah satunya disumbangkan ke panti asuhan.
Dengan aturan tersebut, manajemen berharap seluruh pemain dapat kembali tepat waktu dan fokus menjalani persiapan menuju seri berikutnya.
Editor : Aditya Novrian