Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Como 1907 Vs Pisa S.C: Menang Telak, I Biancoblu Sukses Nangkring di Zona Liga Champions

A. Nugroho • Minggu, 22 Maret 2026 | 22:57 WIB
TELAK: Pemain Como 1907 tampil dominan dan mampu mengalahkan Pisa, 5-0 malam ini (22/3).
TELAK: Pemain Como 1907 tampil dominan dan mampu mengalahkan Pisa, 5-0 malam ini (22/3).

RADAR MALANG - Como 1907 makin nyaman di zona Liga Champions. Hal ini usai klub milik taipan asal Indonesia, Hartono Bersaudara itu sukses mengunci kemenangan 5-0 atas tamunya Pisa S. C.

Dalam laga pekan ke-30 Serie A itu, Como tampil mendominasi lewat gol-gol Assane Diao (7'), Anastasios Douvikas (29'), dan pemain pengganti asal Kroasia, Martin Baturina (48'). Juga dua gol penutup dari Nico Paz (75') dan Maximo Perrone (81').

Como yang kembali diperkuat gelandang andalannya, Nico Paz menerapkan permainan positif. Mereka kerap mengirimkan umpan vertikal menembus ruang antar lini Pisa. 

Bermain mengandalkan sisi tengah lapangan, Como dengan sabar merusak sistem pertahanan Pisa yang kali ini turun dengan formasi 3-4-2-1.

Hasilnya, tusukan-tusukan mereka sukses menghasilkan peluang berbahaya di mana tiga di antaranya berbuah gol.

Dengan kemenangan ini, anak asuh legenda Arsenal, Cesc Fabregas ini, semakin nyaman di posisi 4 atau zona Liga Champions UEFA.

Dengan performa yang konsisten, Como mampu bersaing di papan atas Serie A musim ini. Mereka hanya kalah poin dari Inter Milan, AC Milan, dan Napoli. 

Mereka juga untuk sementara mampu unggul dari raksasa Italia, seperti Juventus dan AS Roma.

Berkat Taktik Jempolan Fabregas

Selain punya pemain berkualitas, Como punya dasar filosofi yang kuat dari pelatihnya, Cesc Fabregas. 

Tak sekadar bermain dan punya target menang, namun Fabregas justru menekankan pentingnya kolektivitas.

 Standar tinggi permainan tim inilah yang membuat klub yang bermarkas di Stadio Giuseppe Sinigaglia tak goyah meski kerap ditinggal pemainnya absen karena cedera atau akumulasi kartu.

Sistem ofensif dengan formasi adaptif 4-2-3-1 membuat permainan Como sedap dipandang. Umpan pendek dengan kombinasi pergerakan tanpa bola yang agresif membuat lawan kerap kesulitan mengembangkan permainan. (rm)

Editor : A. Nugroho
#pisah #Como 1907 #liga champions #serie a