Apabila mampu meraih hasil maksimal sepanjang bulan April, Singo Edan berpeluang mengumpulkan total 46 poin. Meskipun belum menjamin langsung masuk papan atas klasemen, hasil tersebut setidaknya dapat menjaga peluang tim untuk finis sesuai target awal musim. Laga-laga pada bulan April juga akan menjadi penentu nasib pemain dan pelatih, mengingat manajemen akan melakukan evaluasi besar apabila tim kembali mencatatkan banyak kekalahan.
Selain itu, tiga pertandingan pada bulan April akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan. Salah satunya adalah laga bertajuk Derby Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya. Pelatih kepala Arema FC, Marcos Santos, tidak menampik bahwa lima pertandingan pada April mendatang akan jauh lebih berat. Hal ini disebabkan karena lawan-lawan yang dihadapi merupakan tim-tim yang sama-sama membutuhkan poin.
Persib Bandung dan Malut United, misalnya, tengah berupaya menjaga posisi mereka di klasemen. Persis Solo sedang berjuang agar tidak terdegradasi. Persita Tangerang yang akan dihadapi di Stadion Indomilk Arena dipastikan enggan menelan kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Sementara itu, laga menghadapi Persebaya Surabaya akan menjadi momen yang sangat penting.
“Kami harus mengatasi permasalahan di laga sebelumnya,” ujar pelatih berusia 46 tahun tersebut. Menurutnya, untuk meraih poin maksimal, tim tidak boleh bermain di bawah performa terbaik, terlebih karena lawan-lawan yang dihadapi memiliki pemain berkualitas.
Meski demikian, Marcos tetap percaya timnya mampu bersaing. Ia menilai Arema FC memiliki modal untuk tampil kompetitif. “Kami harus terus optimistis bisa memenangkan pertandingan. Karena jika pemain tidak menyerah, hasil pertandingan akan berpihak kepada kami,” tambahnya.
Di tempat terpisah, penjaga gawang Arema FC, Gianluca Pandeynuwu, memastikan bahwa laga-laga di bulan April akan dihadapi dengan pendekatan berbeda. Ia bersama seluruh pemain Singo Edan sepakat untuk kembali ke jalur kemenangan. “Meski tidak mudah, kami yakin bisa meraih hasil positif di laga tersebut,” tandasnya.
Editor : A. Nugroho