MALANG, RADAR MALANG – Persaingan posisi penjaga gawang Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis, Jumat malam (27/3), semakin terbuka. Sejumlah nama masuk dalam skuad, mulai dari Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, Martin Paes, hingga Emil Audero.
Di tengah banyaknya opsi tersebut, kiper Arema FC Adi Satryo menilai Emil Audero memiliki peluang besar untuk menjadi starter di bawah mistar. Menurutnya, pengalaman bermain di kompetisi Eropa menjadi salah satu faktor utama.
“Pengalamannya bermain di Eropa tidak diragukan lagi. Itu jadi nilai tambah,” ujarnya.
Kiper berusia 24 tahun itu menilai, jam terbang Emil di level klub turut membentuk mental bertanding yang lebih matang. Hal itu dinilai penting, terutama saat tim menghadapi tekanan di pertandingan internasional.
Emil Audero diketahui pernah memperkuat sejumlah klub di Italia, termasuk Inter Milan, Juventus, hingga saat ini bermain untuk US Cremonese. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam persaingan di tim nasional.
Baca Juga: Respons Pemain Arema FC yang Harus Hadapi Malut United dengan Kekuatan Pincang
Meski jumlah penampilan bersama Timnas Indonesia belum sebanyak Martin Paes, performa Emil dinilai cukup konsisten. Sejak bergabung, ia telah mencatat empat penampilan dengan tiga kali clean sheet.
“Terakhir tampil juga cukup baik, jadi kemungkinan bisa jadi pilihan utama,” tambah Adi.
Kendati menjagokan Emil, Adi menegaskan siapapun penjaga gawang yang diturunkan diharapkan mampu tampil maksimal dan membantu tim meraih hasil positif, termasuk menjaga gawang tetap tanpa kebobolan.
Editor : Aditya Novrian