BANJARBARU- Perjalanan Unggul FC Malang mewujudkan misi lolos Final Four Pro Futsal League (PFL) akan dimulai hari ini (28/3). Klub bermarkas di Unggul Sports Center itu akan mengawali laga putaran kedua dengan menghadapi Asahan Allstar Samarinda. Pertandingan yang berlangsung di GOR Babussalam akan kick off pada 11.30 WIB.
Sehari berselang menghadapi Moncongbulo FC (29/3). Laga kedua tim akan berlangsung pada pukul 19.00 WIB. Pada putaran pertama lalu, Unggul FC mengalahkan klub asal Makassar itu dengan skor 8-5.
Dua laga itu, penting untuk dimenangkan anak asuh Andre Brocanelo. Ada dua alasan, kenapa Unggul FC perlu meraih enam poin. Pertama, kemenangan jadi modal merangkak naik dari peringkat enam klasemen.
Baca Juga: Unggul FC Malang Perbanyak Variasi Paketan Pemain, Ini Target Tim sebelum Laga PFL Putaran Dua
Unggul FC Malang berjarak empat poin dengan tim peringkat empat Black Steel FC Papua. Tujuh poin dengan tim posisi tiga Pangsuma FC Kalbar. Unggul FC mengoleksi 19 poin (selengkapnya baca grafis).
Dua tim kompetitor itu akan menjalani dua laga di PFL Series Banjarbaru. Black Steel FC melawan Halus FC dan Raybit FC. Pangsuma FC menghadapi juara Nation Cup 2026 Cosmo JNE dan tim papan bawah Kuda Laut Nusantara.
Alasan kedua perlu menyapu bersih laga Series Banjabaru adalah untuk meningkatkan motivasi pemain. Enam poin akan membuat kepercayaan diri Anton Cahyo dan kawan-kawan semakin bagus. Jadi modal positif sebelum jalani dua laga big match pada 18-19 April.
Baca Juga: Unggul FC Malang Persingkat Libur Lebaran Para Pemain, Faktor Ini Jadi Penyebabnya
Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono memastikan, elemen tim menyadari bagaimana krusialnya poin di PFL Series Banjarbaru. Karena itu, targetnya meraih enam poin dalam dua pertandingan. ”Kami sudah melakukan persiapan dengan baik. Termasuk, mengevaluasi setiap hasil negatif. Karena itu, membidik hasil maksimal,” katanya.
Pria asal Malang itu melihat, kesempatan meraih enam poin bukan misi impossible. Asalkan, para pemain menunjukkan kerja keras, selalu fokus, tak meremehkan lawan, dan menjalankan instruksi dengan baik. Pada putaran pertama, usaha itu berbuah kemenangan saat melawan Asahan All Stars dan Moncongbulo FC.
”Optimistis boleh, tapi tidak boleh meremehkan. Keduanya sering memberikan perlawanan ketat,” jelas dia. Selain itu, kedua tim juga berbenah dengan mendatangkan amunisi baru. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho