RADAR MALANG - Mercedes masih menjadi mobil terbaik di lintasan. Buktinya, pada F1 GP Jepang 2026 di Sirkuit Suzuka, Minggu siang ini (29/3), Kimi Antonelli pengendara Mercedes AMG Petronas F1 Team jadi yang tercepat. Dia mampu mengatasi berbagai kesulitan termasuk start buruknya di awal lomba.
Mampu mengamankan posisi start pertama (P1) saat kualifikasi, Kimi justru terlihat kurang konsentrasi saat start. Roda belakangnya spin. Distribusi energi pada mobilnya pun tak maksimal.
Oscar Piastri yang berada di row kedua sukses memanfaatkan situasi itu. Dia langsung nge-gas dan mengambil alih pimpinan balapan.
Akselerasi dan manuver Piastri bahkan memaksa Kimi melambatkan mobilnya hingga dia tersalip oleh Charles Leclerc dari Ferrari.
Usai insiden start itu, Kimi seperti kehilangan momentum. Posisinya terus melorot dan harus mengatasi tekanan dari pembalap lainnya.
Namun, keberuntungan masih menaungi pembalap 19 tahun kesayangan Toto Wolff itu. Lap 22, Oliver Bearman mengalami kecelakaan hebat. Mobil pembalap Haas itu selip dan menabrak pembatas. Selama beberapa detik, Bearman tak bergerak. Safety car pun keluar.
Dari sana, Kimi yang belum belum mengambil pit stop, memanfaatkan momen itu dan melakoni pit stop 'gratisan'. Dia langsung berada di depan saat keluar pit.
Begitu safety car masuk kembali, Kimi langsung ngacir. Meski Piastri terus menekan, kecepatan McLaren tak mampu menyusul Kimi yang unggul di kisaran 10-13 detik.
Melintas finish sebagai juara, Kimi terlihat bahagia. Pembalap Italia itu puas dengan performa mobilnya meski mengisyaratkan adanya Dewi Fortuna. "Ayoo, teman-teman. Aku sangat beruntung dengan adanya safety car. Tapi kecepatan (mobil) di akhir lomba sangat mengagumkan," pekik Kimi lewat saluran radio pada timnya.
Selain memang punya paket mobil paling bagus, di Suzuka kali ini, Kimi memang benar-benar terbantu dengan adanya safety car tersebut. Pasalnya, jika saja balapan berjalan 'normal', situasinya bisa saja berbalik. Ini mengingat McLaren punya kecepatan yang sangat kencang di sini. Begitu pun dua pembalap Ferrari yang sangat ingin menggapai podium bahkan juara.
Dengan kemenangan ini, Kimi kini untuk pertama kalinya memimpin Championship F1.
Dengan torehan 72 poin hasil 2 kali menang balapan dan 3 kali podium, dia unggul 9 poin dari George Russell, senior sekaligus rekan setimnya di Mercedes yang baru mengumpulkan 63 poin.
Di GP Jepang, nasib Russell kurang beruntung karena hanya menempati peringkat 4 setelah berjuang keras dari tekanan Lando Norris dan Lewis Hamilton.
Dengan capaian ini, Kimi pun menjadi pimpinan kejuaraan F1 termuda dalam usia 19 tahun dan 216 hari.
Selanjutnya, balapan kembali digelar pada 4 Mei mendatang. Hal ini karena GP Bahrain dan GP Arab Saudi, yang seharusnya diselenggarakan usai GP Jepang terpaksa dibatalkan karena memanasnya situasi di Timur Tengah belakangan ini. (rm)
Editor : A. Nugroho