Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Manajemen Singo Edan Lega dengan Keputusan Komdis PSSI terkait Sanksi Kartu Merah

M. Affan Fauzan • Senin, 30 Maret 2026 | 08:10 WIB

 

DIRUGIKAN: Pablo Oliveira (kanan) dan Matheus Blade jadi pemain tim yang terima kartu merah dalam laga pekan ke-25 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, 10 Maret lalu.
DIRUGIKAN: Pablo Oliveira (kanan)jadi pemain tim yang terima kartu merah dalam laga pekan ke-25 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, 10 Maret lalu.

 

RADAR MALANG-Manajemen dan Tim pelatih Arema FC bisa bernapas lega seusai hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI keluar. Itu karena, pemain pilar yang sempat mendapat kartu merah langsung dan dua yellow card di laga pekan ke-25 tak dapat hukuman tambahan. Manajemen memastikan Dalberto Luan Belo, Matheus Blade, dan Pablo Oliveira bisa kembali tampil setelah laga melawan Malut United.

 General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, hasil sidang Komdis PSSI sedikit memberikan keringanan kepada tim. Pihak klub merasa keputusan pada laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC memberikan banyak kerugian. Itu akibat, ada banyak pemain asing yang harus absen dalam laga pekan ke-26.

 ”Kami bersyukur hukuman (larangan bertanding) hanya berlaku untuk satu laga saja,” katanya. Berdasar surat hasil sidang Komdis PSSI yang diterima manajemen Arema FC, pemain yang terkena kartu merah langsung tidak mendapatkan tambahan sanksi larangan bermain. Hal itu diputuskan setelah review pertandingan menunjukkan tidak adanya unsur pelanggaran berbahaya yang disengaja.

 Pria yang akrab disapa Inal melihat Komdis PSSI melakukan penilaian yang objektif terhadap pelanggaran yang terjadi di laga BRI Super League. Menurutnya, sanksi larangan satu pertandingan dianggap sangat adil dan bisa diterima Arema FC.

 Meski begitu, dia memastikan klub tetap melakukan evaluasi terkait kartu merah. Terlebih, musim ini Arema FC menerima sembilan kartu merah. ”Kami pasti melakukan pembenahan, untuk mengurangi potensi serupa terjadi pada masa mendatang,” tambah Inal. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Arema FC #Kartu merah #komdis pssi #BRI Super League 2025/2026 #Singo Edan