RADAR MALANG-Atlet Taekwondo Kota Malang tidak bisa berlama-lama menikmati libur Lebaran. Mereka diharuskan kembali berlatih pada hari ketiga Idul Fitri. Para atlet perlu menempa diri karena akan menjalani tes fisik pada 5 April mendatang.
Sekretaris Taekwondo Indonesia (TI) Kota Malang Amri Mahardika menjelaskan, tes fisik tersebut merupakan bagian dari seleksi atlet sebelum ikut dua kejuaraan. Di antaranya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim 2026 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027. Tim pelatih juga akan mengambil data performa para atlet selama latihan beberapa bulan terakhir.
”Kami ingin melihat kondisi atlet yang akan ikut di Popda dan Porprov. Karena ini bisa menjadi patokan untuk melihat perkembangan mereka dalam beberapa bulan mendatang,” ungkap dia. Amri menjelaskan, atlet yang menjalani tes harus memenuhi beberapa kriteria. Atlet Popda maksimal duduk di kelas dua SMA, sementara untuk Porprov maksimal berusia 23 tahun saat 2027 mendatang.
Selain menjadi bagian tahap seleksi dua kejuaraan, tes fisik tersebut juga berguna untuk persiapan pra Puslatkot. Atlet Taekwondo Kota Malang bakal menjalani tes fisik yang disediakan KONI Kota Malang sebelum menjalani pemusatan latihan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pemeriksaan awal perlu segera dilakukan.
Dari hasil tes fisik tersebut, Amri bersama tim pelatih Taekwondo Kota Malang akan membagi atlet ke dalam dua tim. Masing-masing berisi 30 sampai 35 atlet. ”Setelah tes 5 April nanti akan kami siapkan program lagi sampai mereka menjalani tes fisik yang kedua satu sampai dua bulan selanjutnyta,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo