RADAR MALANG- Perserosi Kabupaten Malang tidak hanya menargetkan medali di kejuaraan bergengsi tingkat nasional. Mereka juga memanfaatkan ajang tersebut untuk menambah jam terbang atlet. Itu menyusul, komposisi tim saat ini didominasi wajah-wajah baru sebagai bagian dari proses regenerasi.
Ketua Harian Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang Suliadi Winarno menjabarkan, berencana mengikuti kejuaraan nasional di empat kota berbeda. Di antaranya Jogjakarta, Jakarta, Semarang, dan Sidoarjo. Pemilihan ajang itu didasarkan atas level perlombaan dan lawan yang dihadapi.
”Untuk pertandingan terdekat digelar April atau Mei mendatang di Jogjakarta,” katanya. Nanti dari perlombaan tersebut, Suliadi akan menurunkan atlet yang diproyeksikan tampil di Porprov X jatim 2027. Atlet tersebut rata-rata belum mempunyai jam terbang tinggi ikut kejuaraan nasional.
Perserosi Kabupaten Malang berencana menurunkan 25 atlet yang berada di usia under 11 tahun. Sementara atlet yang sudah berusia 15 tahun ke atas bakal masuk ke kategori senior. Itu menyusul, tidak bisa ikut dalam Porprov Jatim tahun depan.
Menurutnya, empat kejuaraan tersebut akan sangat berguna untuk mengukur performa atlet debutan. Sebab, mereka akan bertanding menghadapi kontingen lain yang memiliki pengalaman berlaga lebih banyak. Suliadi bersama tim pelatih juga dapat menilai sejauh mana mentalitas bertanding anak asuhnya. Khususnya, saat dihadapkan di atmosfer pertandingan kejuaraan bergengsi.
Harapannya, dari bertambahnya jam terbang tersebut bisa membawa efek positif pada masa mendatang. Mendorong atlet sepatu roda Kabupaten Malang untuk terus berbenah dan tampil lebih kompetitif. ”Kalau anak-anak bisa menunjukkan perkembangan signifikan, prestasi pasti akan mengikuti,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo