Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelatih Arema FC Marcos Santos Beber Sejumlah Catatan Penting setelah Ditahan Malut United, Ini Detailnya

Aditya Novrian • Sabtu, 4 April 2026 | 22:55 WIB
Pemain Arema FC Gustavo Franca menendang bola ke gawang Malut United di Stadion Kanjuruhan, Jumat (3/4). (Darmono/Radar Malang)
Pemain Arema FC Gustavo Franca menendang bola ke gawang Malut United di Stadion Kanjuruhan, Jumat (3/4). (Darmono/Radar Malang)

MALANG, RADAR MALANG – Arema FC harus puas berbagi poin seusai bermain imbang 1-1 melawan Malut United FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (3/4) sore itu menyisakan sejumlah catatan penting bagi tim Singo Edan.

Hasil ini terasa krusial mengingat kondisi skuad Arema FC yang tidak ideal. Sejumlah pemain inti, terutama legiun asing, absen sehingga memaksa pelatih Marcos Santos melakukan penyesuaian strategi.

Baca Juga: Bedah Keputusan Kontroversial Wasit yang Pimpin Arema FC vs Malut United, Analis Sepak Bola Nasional Nilai Kontak Alfarizie Bukan Pelanggaran

Pelatih asal Brasil itu mengakui pertandingan berjalan sulit. Namun, dia tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan baik di tengah keterbatasan.

“Pertandingan sulit. Malut United punya pemain berkualitas. Tapi saya senang dengan kualitas pemain Arema FC. Banyak pemain tidak bisa bermain, tapi tim tetap bekerja keras,” ujar Marcos Santos.

Dalam pertandingan tersebut, Arema FC memilih bermain lebih bertahan dengan skema low block. Strategi ini diterapkan untuk meredam agresivitas lawan sekaligus membuka peluang melalui serangan balik.

Baca Juga: Ditahan Imbang Malut United, Arema FC Makin Berat Penuhi Target Finish Lima Besar

Pendekatan itu sempat berjalan efektif. Beberapa kali transisi cepat mampu menciptakan peluang, termasuk situasi yang hampir berbuah gol melalui pergerakan Gaby dan Salim.

Marcos Santos menjelaskan, strategi tersebut memang sudah dipersiapkan sejak sesi latihan, mengingat keterbatasan komposisi pemain.

“Saya minta tim untuk lebih bertahan dulu dan mencoba transisi di babak kedua. Itu sudah kami latih,” jelasnya.

Eksperimen juga terlihat saat Gustavo Franca dimainkan lebih maju dari posisi aslinya. Perubahan ini menjadi bagian dari skema serangan balik yang diharapkan mampu mengejutkan lawan.

Meski gagal mengamankan tiga poin, Marcos Santos menilai hasil imbang ini tetap menjadi modal penting bagi tim untuk bangkit pada laga berikutnya.

Editor : Aditya Novrian
#update arema fc #evaluasi laga #Arema FC #Malut United