KABUPATEN-RADAR MALANG – Penggawa Singo Edan tidak libur seusai menghadapi Malut United FC Jumat lalu (3/4). Sehari setelah laga pekan ke-26 itu, Arema FC langsung menggelar laga uji coba menghadapi tim Liga 4 Persikoba Batu. Tim pelatih memilih untuk melangsungkan latih tanding dengan tujuan menjaga kondisi dan ritme bermain para pemain yang tak berlaga.
Asisten Pelatih Arema FC Siswantoro mengungkapkan, pemain yang minim menit bermain harus tetap dijaga performanya. Berdasar pertimbangan Pelatih Kepala Marcos Santos, seluruh penggawa Singo Edan perlu menjalani pertandingan. Karena itu, memilih menggelar uji coba lawan tim lain dibandingkan melangsungkan internal game.
”Semua pemain yang tidak tampil di laga (lawan Malut United), diturunkan di pertandingan uji coba,” ungkap pemain Singo Edan era Galatama itu. Dia menjelaskan, pertandingan tersebut digelar selama tiga babak. Babak pertama dan kedua berdurasi 35 menit, sementara babak ketiga berlangsung selama 20 menit.
Dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Gajayana, Arema FC menang dengan skor telak, 5-0. Dedik Setiawan dan Dwiki Mardiyano sama-sama mengemas brace. Sementara satu gol sisanya dicetak Joel Vinicius.
Berdasar pengamatanya, penggawa yang minim menit bermain tetap mampu menjalankan perannya secara optimal. Kondisi fisik mereka juga dinilai tidak mengalami penurunan. Hal serupa ditunjukkan lima pemain asing yang absen akibat akumulasi kartu.
Lantas, mengapa latihan tersebut tidak digelar di hari Minggu? Dirinya menjabarkan, kalau tim selalu menggelar aktivitas fisik sampai hari Sabtu, terlepas apakah ada pertandingan sebelumnya atau tidak. Mereka baru libur total pada Minggu untuk recovery. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo