KABUPATEN-RADAR MALANG – Meraih poin maksimal di kandang Persita Tangerang selalu tidak mudah untuk Arema FC. Dalam dua musim terakhir, penggawa Singo Edan selalu pulang dengan tangan kosong. Dedik Setiawan dan kawan-kawan merasakan dua kekalahan atas tim berjuluk Pendekar Cisadane itu.
Selama dua pertemuan tersebut, terdapat satu kesamaan mencolok. Pemain Persita selalu mampu melampaui jumlah gol penggawa Singo Edan yang sejatinya berhasil dua kali membobol gawang lawan. Pertemuan pada musim 2024/2025 misalnya, Singo Edan kalah dengan skor 3-4.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari tantangan tersebut. Selama hampir satu musim menangani Singo Edan, dirinya kerap merasakan tekanan saat bermain di kandang lawan. ”Tim tuan rumah selalu bermain dengan semangat tinggi. Itu jadi (salah satu) tantangan di laga nanti,” ungkap nakhoda berusia 46 tahun itu.
Menurutnya, lawan cenderung tampil lebih agresif saat bermain di kandang. Itu menyusul, mempunyai motivasi meraih kemenangan. Ditambah lagi, ingin mempersembahkan tiga poin kepada para pemain ke-12.
Meski memprediksi laga melawan Persita tidak mudah, juru taktik asal Brasil itu menegaskan timnya tidak akan menyerah memburu tiga poin. Menurutnya, anak asuhnya punya bekal mengatasi tantangan laga away selama putaran kedua. Itu dibuktikan dengan menang saat melawan Persija Jakarta dan curi poin di kandang Madura United.
”Saya yakin, mentalitas pemain kami sangat bagus saat melakoni laga away. Tinggal bagaimana kami bisa menerapkan taktik dengan optimal selama laga berlangsung,” tambah dia. Menurutnya, salah satu faktor yang membuat tim tidak bisa meraih poin maksimal di laga away terakhir karena skema permainan tidak berjalan dengan baik. Karena itu, Arema FC mempersiapkan beberapa skema permainan untuk meredam kekuatan Persita.
Menurutnya, Arema FC masih punya peluang besar meraih poin penuh saat away di laga BRI Super League pekan ke-27. Satu hal yang membuatnya yakin, Singo Edan bisa kembali memainkan beberapa pemain pilar. Lalu, tim terus menunjukkan progres permainan yang baik. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo