RADAR MALANG- Kemenangan Arema FC atas Persita Tangerang di BRI Super League Jumat lalu (10/4) tidak sekadar berbuah tiga poin. Hasil dalam laga itu, mengakhiri statistik minor laga away Singo Edan. Sebelumnya, Arema FC tak pernah menang saat menjalani laga tandang setelah menghadapi Persija Jakarta pada 8 Februari.
Seusai meraih tiga poin di Stadion Utama Gelora Bung Karno, bermain imbang lawan Madura United. Lalu, kalah saat melawan Borneo FC Samarinda dan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Sebelum itu, Arema FC tak pernah puasa kemenangan di laga away dalam waktu lama. Satu contohnya pada awal putaran kedua BRI Super League. Setelah kalah di laga tandang pekan ke-18, sukses raih kemenangan di pertandingan pekan ke-20.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, tiga poin di kandang Persita krusial. Itu karena, Singo Edan juga akhiri puasa kemenangan dalam lima laga beruntun. ”Hasil pekan ke-27 membuat kami (para pemain) semakin termotivasi menghadapi laga selanjutnya,” terang nakhoda tim berusia 46 tahun itu.
Menurutnya, anak asuhnya sangat membutuhkan hasil positif itu. Salah satunya, untuk sedikit mengurangi tekanan. Dia tak menampik, elemen tim rasakan dampak dari lima laga hanya meraih dua poin.
Terlepas dari itu, Marcos tidak kaget elemen tim mampu meraih kemenangan lagi di kandang lawan. Menurutnya, Singo Edan punya modal melakukannya saat bermain dengan skuad yang komplet. ”Para pemain mengetahui bagaimana cara untuk menang di laga away,” paparnya.
Setelah hasil positif itu, Arema FC tidak akan terlalu lama terbawa euforia. Hari ini, elemen tim dijadwalkan kembali berlatih. Fokusnya menghadapi Persis Solo. Singo Edan akan memaksimalkan waktu lima hari untuk bersiap.
Sebelumnya, Julian Guevara dan kawan-kawan menjalani recovery. Mereka diberikan waktu untuk libur selama dua hari setelah melawan Persita Tangerang. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo